Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Rahmad Darmawan Pernah Pergoki Pemain Timnas Indonesia Pesan Mi Ayam: Itu Penyakit Lama
01 September 2020 | 08:00 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Tribun.Jateng.com ± 2 tahun yang lalu
372   x
Share on:
(Rahmad Darmawan Pernah Pergoki Pemain Timnas Indonesia Pesan Mi Ayam: Itu Penyakit Lama) - @Tribun.Jateng.com - Rahmad Darmawan
Keterangan gambar : Rahmad Darmawan Pernah Pergoki Pemain Timnas Indonesia Pesan Mi Ayam: Itu Penyakit Lama Rahmad Darmawan (Sumber gambar:@Tribun.Jateng.com)


Liga123 - Belakangan ini beredar sejumlah postingan viral terkait sejumlah pemain sepakbola berlabel Tim Nasional Indonesia tidak disiplin menjaga pola makan sehat.




Rahmad Darmawan, Pelatih (juru taktik) Madura United, berbicara adanya pemain berlabel Tim Nasional Indonesia yang tidak disiplin menjaga makanan bergizi merupakan masalah lama.




Ketika menukangi Tim Nasional U-23 tahun 2011 dan 2013, Pelatih (juru taktik) yang akrab disapa RD ini pernah memergoki sejumlah pemain tidak disiplin mengonsumsi makanan bergizi.




"Sebetulnya itu penyakit lama.Banyak pemain yang tidak bisa menahan rasa, keinginan, dan selera daripada mengutamakan kualitas nutrisi," ujar Rahmad Darmawan kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (26/8/2020).




"Ketika saya memimpin Tim Nasional saat SEA Games, itu juga terjadi," tambah eks Pelatih (juru taktik) Arema dan Persija Jakarta ini.




Bahkan itu terjadi saat pemain sedang dalam Training Camp bersama Tim Nasional Indonesia.Kala itu tim Pelatih (juru taktik) memberlakukan aturan makan bersama untuk mengontrol asupan gizi dan agar pemain tidak mengonsumsi makanan kurang bergizi.




"Saat makan bersama, mereka ikut makan.




Tapi ada pemain yang makannya sedikit," jelasnya.




"Begitu selesai makan, saya ke parkir bawah untuk mengambil mobil.




Saat jalan ke luar, saya melihat pemain-pemain pesan mi ayam di kantin," tambah RD.




Menurutnya, makanan kurang kurang bergizi sangat mempengaruhi performa pemain di dalam lapangan, terutama dari sisi kebugaran fisik.




"Karena kaitannya dengan reproduksi serabut-serabut otot, dan sirkulasi darah.




Jadi semua berkaitan dengan yang dikonsumsi.




Itu sesuatu yang wajib untuk seorang atlet," tegas RD.




"Itu memang problem klasik sejak dulu.



 



Rasa mengalahkan kualitas (nutrisi)," terangnya. (*)




Share on: