Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Kapten Persija : Tarkam Marak, Tapi Liga 1 Sulit Jalan
01 Desember 2020 | 13:30 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Football5star.com ± 2 tahun yang lalu
274   x
Share on:
(Kapten Persija : Tarkam Marak, Tapi Liga 1 Sulit Jalan) - @Football5star.com - Kapten Persija Jakarta Ismed Sofyan
Keterangan gambar : Kapten Persija : Tarkam Marak, Tapi Liga 1 Sulit Jalan Kapten Persija Jakarta Ismed Sofyan (Sumber gambar:@Football5star.com)

Pemain Mulai Heran, Tarkam Marak Tapi Kok Liga 1 Sulit Jalan?


Liga123 - Liga 1 yang masih dihantui ketidakjelasan mulai membuat pemai-pemain gerah. Mereka mulai bertanya-tanya, kompetisi sulit jalan tapi kok belakangan marak pertandingan fun football atau Antarkampung.


PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebenarnya sudah sepakat Liga 1 2021 akan dilanjutkan Februari 2021. Mereka juga memberi keputusan kalau kompetisi musim ini akan bertitel Liga 1 2021-2021 karena lintas tahun akibat pandemi COVID-19 dan tak dapat izin keamanan.


Kendati Demikian demikian, rencana itu masih diragukan karena izin kepolisian pun sampai saat ini belum di tangan. Pemain senior Persija Jakarta, Ismed Sofyan, mulai gundah terkait situasi ini.


“Saya tidak mengerti mekanismenya bagaimana. Seperti yg dikatakan tadi bahwa yang resmi tidak ada izin, sementara ysng tarkam malah mendapatkan izin,” ungkap Ismed Sofyan kepada wartawan.


“Ya kalau kita bilang sekarang di Jakarta juga banyak yang bermain bola di lapangan ABC. Saya pikir banyak. Tidak di kawasan Jakarta juga banyak. Kenapa yang resmi tidak?,” tanya dia.


Ismed Sofyan mengaku kalau semua itu jelas tergantung dengan kepolisian. Mungkin, kata Ismed, polisi punya pertimbangan sendiri mengapa Liga 1 belum juga dapat izin keramaian.


“Mungkin dari pihak polisi yang lebih paham, yang resmi dan tidak resmi. Jadi aku sebagai pemain berharap pihak polisi bisa memberikan izin, dan kami sebagai pelaku bisa berkompetisi lagi dan bermain bola lagi. 


Mungkin dengan persyaratan bahwa protokol kesehatan harus dilakukan dengan ketat dan dijaga,” tutup Ismed Sofyan.



Share on: