Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Garuda Select Jadi Oase Ditengah Tak Jelas nya Sepak Bola Indonesia
02 November 2020 | 04:59 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Bolasport.com ± 2 tahun yang lalu
324   x
Share on:
(Garuda Select Jadi Oase Ditengah Tak Jelas nya Sepak Bola Indonesia) - @Bolasport.com - Para pemain jebolan Garuda Select 2
Keterangan gambar : Garuda Select Jadi Oase Ditengah Tak Jelas nya Sepak Bola Indonesia Para pemain jebolan Garuda Select 2 (Sumber gambar:@Bolasport.com)

Tak Ada Sepak Bola di Indonesia, Garuda Select Jadi Oase Baru


Liga123 - Arema FC menganggap pelaksanaan Garuda Select angkatan ketiga jadi oase di tengah ketidakjelasan nasib kompetisi Sepakbola di Indonesia.


Sepak bola Indonesia tengah dirundung duka yang urung berkesudahan.


Sejak ditunda pada Maret lalu akibat pandemi Covid19, kompetisi Sepakbola di Indonesia belum kunjung bergulir kembali.


Rencana untuk mengadakanliga pada November ini juga terpaksa diundur hingga awal 2021 karena tidak ada izin keramaian dari pihak kepolisian.


Kendati Demikian, di tengah ketidakjelasan itu, hadir program Garuda Select angkatan ketiga yang digelar oleh PSSI.


Program itu tengah memasuki tahap seleksi yang diadakan di Jakarta.


Arema FC menyambut baik program yang berfokus pada pengembangan usia muda tersebut.


Sebagai salah satu klub yang turut menyumbangkan pemain, Arema FC menganggap Garuda Select sebagai oase di tengah padang gurun ketidakjelasan kompetisi.


Media Officer Arema FC, Sudarmaji, mengatakan bahwa timnya memberikan dukungan penuh terhadap Garuda Select.


Meskipun, perlu diakui juga, tim Singo Edan saat ini sedang berada dalam kondisi yang pontang-panting.


"Tentunya kami sangat bersyukur dengan situasi klub sulit karena tidak adanya kompetisi berdampak pada aktivitas operasional, termasuk akademi Arema," ujar Sudarmaji dikutip Bolasport.com dari Kompas.


"Kendati Demikian, bapak-bapak direksi Arema terus meyakinkan kami selaku pengelola akademi Arema bahwa kami harus terus melakukan pendampingan terhadap adik-adik yang ingin menjadi pemain sepakbola," ujarnya.


Pada kesempatan kali ini, Arema FC mengirimkan tiga talenta muda mereka untuk bersaing dengan 127 pemain lain mulai dari 29 Oktober hingga 3 November.


Para pemain muda terbaik itu diseleksi langsung oleh Direktur Sepak Bola Garuda Select, Dennis Wise, dan Pelatih (juru taktik) Des Walker.


Para pemain Arema FC pun perlu bekerja keras untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, karena hanya ada 24 pemain yang mendapat kesempatan berlatih selama enam bulan di Inggris.


"Harapan kami semua bisa lolos seleksi ini sehingga bisa memotivasi semua pihak, orangtua, dan pemain itu sendiri," ujarnya.


"Akademi Arema semuanya berjalan baik meski tidak dalam kondisi baik seperti ini," ujarnya.



Share on: