Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Suimin Diharja Ingin Bangunkan Bayi Ajaib yang Tertidur
03 Oktober 2020 | 22:03 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga3 - @Bola.com ± 2 tahun yang lalu
170   x
Share on:
(Suimin Diharja Ingin Bangunkan Bayi Ajaib yang Tertidur) - @Bola.com - Suimin Diharja (kanan) bersama dengan salah satu pendiri Persikota Tangerang, Abas Sunarya.
Keterangan gambar : Suimin Diharja Ingin Bangunkan Bayi Ajaib yang Tertidur Suimin Diharja (kanan) bersama dengan salah satu pendiri Persikota Tangerang, Abas Sunarya. (Sumber gambar:@Bola.com)

Liga 3: Suimin Diharja Bertekad Mengembalikan Kejayaan Persikota Sang Bayi Ajaib


Liga123 - Persikota Tangerang bersiap memulai babak baru di kancah persepakbolaan Indonesia. Nama klub berjulukan tim Bayi Ajaib tersebut pernah menjadi kuda hitam di Sepakbola nasional pada awal era milenium baru.


Saat itu Persikota yang merupakan tim sekota dengan Persita Tangerang, memiliki skuad hebat di bawah polesan tangan dingin Benny Dollo. Sebut saja Jendry Pitoy, Salim Alaydrus, Firmansyah, Rolando Koibur, hingga Aliyudin merupakan para pilar Persikota.


Kendati Demikian Sayang Persikota tertidur cukup lama setelah itu. Begitu lama tenggelam dan sempat vakum di kompetisi, namun kini memiliki secercah harapan. Persikota seperti terlahir kembali dengan siap bersaing dari kompetisi kasta Liga 3.


Adalah berkat sosok Pelatih (juru taktik) senior, Suimin Diharja yang kini menjadi juru taktik si Bayi Ajaib. Pria asal Medan yang cukup malang melintang sebagai Pelatih (juru taktik) ini, akhirnya membesut Persikota.


Suimin didapuk menjadi Pelatih (juru taktik) Persikota menggantikan Powan Ngadi yang sebelumnya menjabat sebagai Pelatih. Terbentuk Persikota saat ini tak lepas dari proses merger dari tim Sepakbola Pusat Pendidikan dan Latihan Mahasiswa (PPLM) bentukan Kemenpora.


"Musim lalu ada beberapa tim yang menawarkan diri untuk merger seperti Persikad Depok dan Persipro Probolinggo, tapi targernya hanya sekadar mau ikut," cerita Suimin Diharja dalam kanal YouTube Benteng Mania bulan September kemarin.


"Akhirnya setelah ada tawaran Persikota, ketemu manajemen yang banyak diisi anak muda dan punya ambisi. Ambisinya saya lihat bukan asal ngomong, tapi ada target dan tujuan yang sama. Saya pun memilih ke Persikota," ungkap eks Pelatih (juru taktik) PSMSdan Persikabo.


Tangerang Mirip Medan


Faktor lain yang membuat dirinya antusias membesut Persikota adalah kesamaan kondisi di Tangerang dengan kampung halamannya, Medan, Sumatra Utara.


Tidak hanya kondisi geografis maupun cuaca dua daerah tersebut yang tidak jauh berbeda. Atmosfer publik dan kecintaan terhadap Sepakbola antara Tangerang dan Medan juga diakuinya mirip.


"Medan dan Tangerang tidak jauh berbeda, panas, dan kota pesisir, jadi karakternya keras juga sama seperti Medan. Adaptasinya tidak ada masalah," ungkap Pelatih (juru taktik) berusia 61 tahun.


"Sejak saya melatih, saya tahu atmosfer Tangerang dan suporternya tidak perlu diragukan. Kota lintasan ke Jakarta, maupun ke Bandung, strategis," jelasnya.



Share on: