Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Liga 1 Batal Bergulir, Latihan Libur, Manajemen PSIS Tetap Tanggungjawab Pada Pemain
04 Oktober 2020 | 19:21 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Tribun.Jateng.com ± 2 tahun yang lalu
128   x
Share on:
(Liga 1 Batal Bergulir, Latihan Libur, Manajemen PSIS Tetap Tanggungjawab Pada Pemain) - @Tribun.Jateng.com - General Manager PSIS Semarang Wahyu 'Liluk' Winarto.
Keterangan gambar : Liga 1 Batal Bergulir, Latihan Libur, Manajemen PSIS Tetap Tanggungjawab Pada Pemain General Manager PSIS Semarang Wahyu 'Liluk' Winarto. (Sumber gambar:@Tribun.Jateng.com)

Manajemen PSIS Semarang Siap Fasilitasi Pemainnya yang Ingin Pulang Kampung


Liga123 - Sejumlah pemain PSIS Semarang masih bertahan di mes tim pasca latihan tim dihentikan sementara menyusul penundaan jadwal kompetisi Liga 1 2021.


Beberapa pemain tersebut adalah mereka yang berdomisili dari luar pulau Jawa.


Antara lain, Jandia Eka Putra (Padang), Frendi Saputra (Lampung), Abdul Abanda Rachman (Makassar), Safrudin Tahar (Ternate), dan Finky Pasamba (Ambon).


Para pemain asal luar jawa ini memberi keputusan tinggal dulu di mes karena tidak mau jika sewaktu-waktu informasi kompetisi jalan, mereka justru baru tiba di kampung halaman.


Manajemen PSIS tetap memfasilitasi para pemain-pemain tersebut yang harus bertahan di mes tim.


General Manager Wahyu "Liluk" Winarto menjelaskan, pihak manajemen masih menanggung fasilitas makan dan tempat tinggal selama satu minggu kedepan.


"Dari manajemen kami liburkan latihan tapi kami sediakan sampai minggu depan.


Artinya tempat tinggal dan makan sampai minggu depan. Jadi memang kita hanya berhenti di latihan," ujar Liluk kepada Tribunjateng.com, Minggu (4/10/2020).


Menurutnya, manajemen sebetulnya mempersilahkan jika para pemain tersebut kembali ke kampung halaman sementara waktu, sembari menunggu informasi kelanjutan kompetisi.


Pihak manajemen juga bersedia memfasilitasi bantuan transportasi.


"Tapi kalau sekarang anak-anak pulang ya monggo silahkan.


Kita juga akan fasilitasi untuk pemberian bantuan transportasi," pungkasnya.


Sementara itu, Abdul Abanda Rachman mengaku ingin menunggu kepastian kompetisi hingga Senin (5/10) hari ini.


"Saya masih di mess ini tunggu sampai hari Senin.


Kalau emang liga stop 2020, pulang saja.


Kalau pasti lanjut November, tunggu saja (Stay di Semarang--red) sambil latihan dan persiapan," jelas Abanda. 



Share on: