Breaking News
Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao    
Dikhawatirkan Pengaruhi Imunitas Pemain, Asisten Pelatih Persela Soroti Jadwal Padat Liga 1
05 September 2020 | 06:00 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Bola.com ± 2 tahun yang lalu
118   x
Share on:
(Dikhawatirkan Pengaruhi Imunitas Pemain, Asisten Pelatih Persela Soroti Jadwal Padat Liga 1) - @Bola.com - Asisten Pelatih Persela Didik Ludianto
Keterangan gambar : Dikhawatirkan Pengaruhi Imunitas Pemain, Asisten Pelatih Persela Soroti Jadwal Padat Liga 1 Asisten Pelatih Persela Didik Ludianto (Sumber gambar:@Bola.com)

Asisten Pelatih (Juru Taktik) Persela Soroti Jadwal Padat Liga 1 2020, Dikhawatirkan Pengaruhi Imunitas Pemain


Liga123 - Asisten Pelatih Persela Lamongan, Didik Ludianto, menyoroti padatnya jadwal Shopee Liga 1 2020 yang bakal dilakoni Eki Taufik dkk. Bahkan pada November, Persela harus melakoni lima pertandingan yang diadakan selama 16 hari.


"November nanti, kami main lima kali dalam tempo 16 hari. Artinya rata-rata tiap tiga hari sekali kami bertanding. Jadwal ini sangat menguras energi, baik fisik dan pikiran," ujar Didik Ludianto, Kamis (3/9/2020). 


Risikonya, lanjut Didik, kebugaran pemain Persela Lamongan bakal terganggu. Ini akan jadi pekerjaan rumah bagi tim Pelatih (juru taktik) bagaimana mengatur strategi teknis dan nonteknis.


"Kami harus pandai menjaga kebugaran fisik pemain. Anak-anak juga harus disiplin menjaga diri sendiri. Terutama mengatur waktu istirahat dan asupan nutrisinya," ujarnya.


Secara teknis, Pelatih (juru taktik) harus melakukan rotasi pemain agar keseimbangan tim tetap terjaga.


"Rotasi pemain harus dilakukan. Andai saja tidak, imunitas pemain yang sering diturunkan akan melemah. Ini berbahaya saat pandemi COVID-19. Imunitas yang menurun sangat rentan terinfeksi Corona," ucap Asisten Pelatih Persela Lamongan itu. 


Persela akan lebih mengutamakan kesehatan dan keselamatan pemain saat kompetisi nanti. Alih-alih ambisi mereka untuk mengejar prestasi terbaik di Liga 1 2020.


"Kami akan berusaha tampil maksimal di tiap pertandingan. Soal hasil kita lihat saja nanti," ujar Didik. 


"Yang kami utamakan keselamatan semua pemain agar tak muncul klaster baru COVID-19 di Persela," imbuh dia. 



Share on: