Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Paul Munster Betah Tinggal di Indonesia
05 September 2020 | 11:55 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Antaranews.com ± 2 tahun yang lalu
194   x
Share on:
(Paul Munster Betah Tinggal di Indonesia) - @Antaranews - Pelatih Bhayangkara Paul Munster
Keterangan gambar : Paul Munster Betah Tinggal di Indonesia Pelatih Bhayangkara Paul Munster (Sumber gambar:@Antaranews)

Pelatih (Juru Taktik) Bhayangkara FC kerasan tinggal di Indonesia


Liga123 - Pelatih (Juru Taktik) Bhayangkara FC Paul Munster mengaku kerasan tinggal di Indonesia sejak pertama kali melatih tim berjuluk The Guardian pada September tahun lalu dan ingin tinggal lebih lama.


"Saya ingin lebih lama di Indonesia, satu tahun ini cukup gila dan berasa sangat cepat, jadi saya ingin lebih lama di sini," ujar Paul Munster seperti dikutip dalam laman resmi klub di Jakarta, Jumat.


Paul Munster menjalani debut bersama Bhayangkara saat melawan Bali United di Stadion Patriot, Bekasi 13 September 2019. Saat itu pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0.


Ia berhasil membawa tim milik Korps Polri tersebut bangkit dari keterpurukan dan mengantarkan Jajang Mulyana dan kawan-kawan finis di urutan empat klasemen akhir Liga 1 musim 2019.


Mantan Pelatih (juru taktik) Tim Nasional Vanuatu itu sangat menikmati kesehariannya di Indonesia. Salah satu alasannya yakni keramahan dan persahabatan yang terjalin di masyarakat Indonesia.


Dalam sebuah wawancara dengan The Guardian, Paul memiliki cerita unik. Saat itu dia diberhentikan oleh polisi karena kedapatan melanggar aturan lalu lintas. Kendati Demikian karena tahu dia adalah Pelatih (juru taktik) Bhayangkara FC lantas polisi itu tidak jadi menilang dan memberi nasehat agar menaati peraturan berkendara.


"Kepolisian Indonesia benar-benar merawat saya. Pernah lampu mobil saya mati dan mereka menghentikan saya. Mereka memberi sedikit nasehat dan mengizinkan saya melanjutkan perjalanan. Mereka memperlakukan saya dengan sangat baik, terutama ketika kami meraih kemenangan," ujar dia menambahkan.


“Satu tahun di sini saya sangat senang seperti yang pernah saya bilang, saya suka negara ini, saya suka Sepakbola. Jadi saya harap bisa membuat tim dan pemain tampil lebih baik," pungkas Pelatih (juru taktik) berusia 38 tahun itu.


 



Share on: