Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Asisten pelatih Arema, Apresiasi Metode Latihan Carlos Oliveira
05 Oktober 2020 | 09:08 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Bola.com ± 2 tahun yang lalu
98   x
Share on:
(Asisten pelatih Arema, Apresiasi Metode Latihan Carlos Oliveira) - @Bola.com - Asisten pelatih Arema, Kuncoro
Keterangan gambar : Asisten pelatih Arema, Apresiasi Metode Latihan Carlos Oliveira Asisten pelatih Arema, Kuncoro (Sumber gambar:@Bola.com)

Shopee Liga 1: Asisten Pelatih (Juru Taktik) Arema Puji Skema Latihan Carlos Oliveira


Liga123 - Pelatih (Juru Taktik) asal Brasil, Carlos Oliveria sudah dua minggu menangani Arema FC. Karakter melatihnya mulai terlihat.


Banyak media menyebut jika sang Pelatih (juru taktik) bisa menciptakan suasana bagus dalam latihan. Ada kalanya serius, tapi di sela latihan dia ikut bergurau dengan pemain dan stafnya. Untuk skema dan strategi, tidak banyak diulas karena sang Pelatih (juru taktik) ingin memberikan kejutan saat kompetisi nanti.


Asisten Pelatih (juru taktik) Arema, Kuncoro memberikan acungan jempol untuk skema permainan yang mulai diterapkan Carlos di tim Singo Edan.


“Andaikan latihan di lapangan yang bagus, skemanya bisa lebih maksimal berjalan,” jelas Kuncoro.


Pekan lalu, Arema menjalani latihan strategi di Lapangan Balearjosari, Kota Malang. Lapangan itu mulai bergelombang karena juga sering digunakan latihan klub amatir. Andai saja latihan rutin di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, dikhawatirkan kondisi rumputnya cepat rusak. Terlebih lagi, Singo Edan sempat latihan dalam cuaca hujan.


“Kalau saya, cocok pola permainannya. Sejalan dengan apa yang juga saya inginkan untuk tim ini. Pemain bisa cepat muncul dari belakang tiba-tiba masuk kotak penalti lawan. Ini yang sulit. Aremasempat menerapkannya beberapa tahun terakhir. Tapi belum konsisten,” sambungnya.


Dilain sisi, Carlos juga sering melatih beberapa skema penyelesaian akhir secara detail sehingga saat ada kebuntuan, taktik itu bisa digunakan.


Cara melatih Carlos yang sejalan dengan Asistennya tentu jadi keuntungan tersendiri. Ke depan, tidak perlu adaptasi lagi. Carlos hanya mempertajam skema latihan yang sebelumnya sudah diberikan tim Pelatih.


Mantan Pelatih (juru taktik) Tim Nasional Meksiko U-20 ini juga melibatkan semua Asisten Pelatih (juru taktik) dalam latihan strategi. Charis Yulianto yang dulunya stopper andalan Indonesia ditugaskan mengawasi pemain belakang.


Kuncoro yang sempat jadi bek dan gelandang semasa bermain diperintahkan melihat permainan lini tengah. Sedangkan Singgih Pitono yang jadi penyerang legendaris Arema mengawasi perkembangan pemain depan.



Share on: