Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Pemprov Papua akan Ganti Nama Stadion Papua Bangkit
05 Oktober 2020 | 17:44 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Detik.com ± 2 tahun yang lalu
294   x
Share on:
(Pemprov Papua akan Ganti Nama Stadion Papua Bangkit) - @Detik.com - Potret Stadion Papua Bangkit
Keterangan gambar : Pemprov Papua akan Ganti Nama Stadion Papua Bangkit Potret Stadion Papua Bangkit (Sumber gambar:@Detik.com)

Persipura Vs PON Papua Jadi Momen Perubahan Nama Stadion Papua Bangkit


Liga123 - Stadion Papua Bangkit yang dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) akan berubah nama menjadi Stadion Lukas Enembe. Pergantian ditandai dengan laga antara Persipura melawan PON Papua pada 20 Oktober mendatang.


Pelaksana Tugas Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Kadispora), Alexander K.Y Kapisa, berbicara laga tersebut merupakan permintaan dari Gubernur Papua Lukas Enembe.


"Ini permintaan Bapak Gubernur untuk diadakan laga Ujicoba /Training Match sepakbola PON Putra dan putri," ujar Alexander dalam laman resmi PON.


Tidak hanya pertandingan Ujicoba /Training Match sepakbola tim putra, acara itu juga menyajikan pertandingan antara tim sepakbola PON putri dengan Persitoli Tolikara Putri.


Adapun konsep yang akan diterapkan, sebut Alexander, akan dikoordinasikan dengan Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON). Seperti waktu pertandingan serta kelengkapan lainnya.


"Dengan demikian kita bisa Ujicoba /Training Match kualitas pencahayaan, rumput, tata suara, dan papan skor," ujar Kepala Badan Penghubung Provinsi Papua itu.


Selain hal itu,, acara yang sekaligus peresmian sejumlah venue PON akan dilakukan dengan sejumlah protokol kesehatan secara ketat.


Setiap individu yang hadir harus memiliki surat keterangan bebas COVID-19. Tujuannya agar tidak memunculkan klaster baru penyebaran Corona di wilayah Jayapura.


"Wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura masih menjadi daerah merah dengan tingginya kasus positif COVID-19, sehingga peserta yang akan masuk harus tunjukan surat rapid test," ujar Sekretaris Umum PB PON XX Papua, Elia Loupatty, terpisah.


"Pihak keamanan dan Satgas COVID-19 akan menjaga secara ketat setiap peserta yang masuk. Saya pikir itu hal yang baik untuk kesehatan kita bersama," tutupnya.



Share on: