Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Mewakili Federasi, Iwan Bule Memohon Maaf Didepan Menpora Perihal Video Viral 2 Pemain Timnas U-19
06 Desember 2020 | 06:05 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Indosport.com ± 2 tahun yang lalu
268   x
Share on:
(Mewakili Federasi, Iwan Bule Memohon Maaf Didepan Menpora Perihal Video Viral 2 Pemain Timnas U-19) - @Bolasport.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan
Keterangan gambar : Mewakili Federasi, Iwan Bule Memohon Maaf Didepan Menpora Perihal Video Viral 2 Pemain Timnas U-19 Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (Sumber gambar:@Bolasport.com)

Di Depan Menpora, Iwan Bule Kembali Minta Maaf soal Pemain Indisipliner

Liga123 - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan kembali memohon maaf terkait indisipliner yang dilakukan Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian. Tak tanggung-tanggung, permohonan maaf untuk kesekian kalinya ini diucapkan di hadapan Menpora RI, Zainudin Amali.

Dua pemain muda ini termasuk yang merasakan kucuran dana dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk Tim Nasional U-19. Serdy sempat ikut Training Camp Tim Nasional U-19 di Jakarta. Sementara Yudha Febrian malah sempat ikut TC Tim Nasional U-19 di Kroasia.

Kendati Demikian, indisipliner dilakukan Serdy dan Yudha Febrian ketika TC lanjutan di Jakarta. Keduanya dicoret setelah tak datang di sesi timbang badan dan terlambat datang ke latihan pagi, karena baru pulang ke hotel jam 03.00 WIB. Tanpa ampun keduanya langsung dicoret dari Tim Nasional U-19.

Setelah pencoretan itu, beredar video Serdy dan Yudha Febrian sedang dugem. Keduanya terekam dalam video yang dilakukan rekan wanitanya di lokasi tersebut. Video itu viral di media sosial.

Kejadian ini benar-benar membuat malu Bhayangkara Solo FC. The Guardian kemudian memberi keputusan kontrak Serdy Ephy Fano. Sementara Barito Putera pilih mengirim Yudha Febrian ke pesantren di Jawa Barat.

PSSI juga tak kalah malu dengan peristiwa ini. Terlebih kegiatan Tim Nasional Indonesia U-19 menggunakan uang rakyat, melalui Kemenpora. Mochamad Iriawan dalam setiap kesempatan mengungkapkan permohonan maaf.

Termasuk ketika hadir dalam acara Youth Fun Juggling Competition, dalam program Main Bola Yuk di Uluwatu, Badung, Bali, Sabtu (05/12/20). Iwan Bule, sapaan akrabnya, memohon maaf di hadapan Menpora RI, Zainudin Amali.

"Alhamdulilah Tim Nasional U-19 secara khusus ada tren meningkat. Bapak Menteri, mereka ini, tapi kami sekali lagi mohon maaf. Kami cukup tegas pada mereka, manakala kemarin ada (berita) di media, ada yang indisipliner," ucap Iwan Bule dalam acara tersebut.

"Mereka melakukan keluar malam. Jam tiga malam keluar, kemudian dugem-dugem. Mereka langsung kita coret. Mohon maaf, karena ini memang komitmen kami bersama federasi dan Pelatih (juru taktik) Shin Tae-yong."

PSSI merasa punya tanggung jawab. Terlebih lagi selama ini Zainudin Amali sudah mendukung penuh kemajuan Sepakbola nasional. Termasuk yang membuat negara lain tercengang adalah TC Tim Nasional U-19 di Kroasia hampir dua bulan.

"Alhamdulillah, berkat beliau sehingga Tim Nasional U-19 kemarin bisa di Kroasia. Beliau katakan ke saya, 'kang mau TC di bulan juga silakan kalau bisa', jadi kami terima kasih," ungkapnya.

Saat ini, TC Tim Nasional Indonesia U-19 masih terus berjalan di Jakarta. Dengan kasus indisipliner yang terjadi kemarin, berat peluang Serdy dan Yudha Febrian untuk kembali masuk Skuad Indonesia menuju Piala Dunia U-20 2021.



Share on: