Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Perseteruan Persebaya dan Pemkot Surabaya Makin Panas, Bonek Ancam Boikot Piala Dunia
06 Desember 2020 | 06:41 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Bola.com ± 2 tahun yang lalu
313   x
Share on:
(Perseteruan Persebaya dan Pemkot Surabaya Makin Panas, Bonek Ancam Boikot Piala Dunia) - @Bola.com - Sebuah karangan bunga yang dipesan Bonek sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemkot Surabaya
Keterangan gambar : Perseteruan Persebaya dan Pemkot Surabaya Makin Panas, Bonek Ancam Boikot Piala Dunia Sebuah karangan bunga yang dipesan Bonek sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemkot Surabaya (Sumber gambar:@Bola.com)

Persebaya Siap Hadapi Pemkot Surabaya demi Dapatkan Hak Lapangan Karanggayam

Liga123 - Drama perebutan hak atas lapangan Karanggayam antara Persebaya Surabaya vs Pemkot Surabaya belum berakhir. Kedua belah pihak masih akan 'berduel' guna mendapatkan hak tersebut.

Pemkot Surabaya resmi mengajukan kasasi atas sengketa hak atas lapangan atau mes Karanggayam per 30 November 2020. Persebaya tak mau tinggal diam, dan melalui kuasa hukumnya, Yusron Marzuki SH, MH, siap memberikan perlawanan.

Beberapa minggu lalu, Persebaya Surabaya sebetulnya sudah memenangkan gugatan atas sengketa mes Karanggayam. Bonek bahkan sudah melakukan syukuran.

Pemkot lantas mengajukan kasasi ke tingkat Mahkamah Agung. Hal ini memaksa Persebaya untuk terlibat secara aktif dengan berjuang habis-habisan.

Kemarin saya ketemu pengacaranya Pemkot dan dapat info terhitung tanggal 30 November lalu Pemkot resmi menyatakan kasasi. Karena batas akhirnya kan 2 Desember, terang Yusron dikutip dari laman resmi Persebaya.

Hak mereka mengajukan kasasi, tapi kita pastikan akan berjuang habis-habisan di Mahkamah Agung,tegasnya lagi.

Tekad bulat Persebaya mendapatkan hak atas lapangan Karanggayam bukannya tanpa alasan. Yusron menilai bahwa lapangan tersebut merupakan aset yang tak ternilai harganya karena pernah melahirkan banyak pemain bintang.

Boikot Piala Dunia

Erik Wicaksono, pentolan Bonek, menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung upaya Persebaya mendapatkan hak atas lapangan Karanggayam. Andai saja upaya 'halus' terus dibabat oleh Pemkot Surabaya, ia dan rekan-rekan tak segan untuk memboikot Piala Dunia U-20.

Gerakan pasang spanduk ini murni aksi protes karena pemkot memaksakan mengajukan kasasi. Kita bonek tidak akan tinggal diam demi mempertahankan mess Karanggayam, ungkap pria yang akrab disapa Eyik tersebut.

Langkah terburuk bisa saja menolak atau bahkan memboikot piala dunia apabila pemkot tetap tidak mengindahkan suara-suara dari arek-arek Bonek. Yang notabene adalah pemilik sebenarnya dari Persebaya dan Mess Karanggayam, sambung koordinator tribun Gate Jhoner 21 itu.



Share on: