Breaking News
Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao    
Lawan Kroasia, Timnas U-19 Hadapi Tantangan Lebih Berat
07 September 2020 | 06:30 WIB oleh Amirul Mukminin
TimnasIndonesia - @CnnIndonesia.com ± 2 tahun yang lalu
148   x
Share on:
(Lawan Kroasia, Timnas U-19 Hadapi Tantangan Lebih Berat) - @CnnIndonesia.com - Bayu M Fikri Full Back Timnas U-19
Keterangan gambar : Lawan Kroasia, Timnas U-19 Hadapi Tantangan Lebih Berat Bayu M Fikri Full Back Timnas U-19 (Sumber gambar:@CnnIndonesia.com)

Tim Nasional U-19 Hadapi Ujian Lebih Berat Lawan Kroasia


Liga123 - Tim Nasional Indonesia U-19 bakal menghadapi ujian lebih berat saat melawan Kroasia pada pertandingan kedua Friendly Tournament 2020.


Skuad arahan Shin Tae Yong mendapat pelajaran berharga usai dikalahkan Bulgaria 0-3 pada laga perdana. Pertahanan solid Rizky Ridho dkk akhirnya jebol di 13 menit terakhir.


Setelah mampu menahan serangan bertubi-tubi dari Bulgaria di babak pertama, penjaga gawang Muhammad Adi Satryo dipaksa memungut bola tiga kali dari gawangnya. Dua gol dicetak Martin Petkov dan satu gol lainnya dari kaki Stanislav Shopov.


Skuad Garuda Muda Junior kesulitan untuk membangun pola serangan dari bawah karena pertahanan disiplin Bulgaria. Rasa canggung juga menjadi faktor yang membuat kreativitas pemain tak bisa keluar sepenuhnya.


Pertahanan Tim Nasional U-19 bakal mendapat ujian lebih berat di laga kedua. Kenyataannya, lawan yang dihadapi adalah tuan rumah Kroasia yang punya motivasi lebih besar.


Kroasia juga saat ini berada di puncak klasemen usai mengalahkan Bulgaria U-19 3-2. Kroasia juga berhasil mengalahkan Arab Saudi 4-3 di kaga kedua.


Dua pertandingan awal membuktikan Kroasia cukup produktif dengan koleksi tujuh gol. Kendati Demikian, kebobolan lima kali menandakan pertahanan mereka juga masih bermasalah.


Lini depan Indonesia yang dimotori Witan Sulaeman bisa memanfaatkan celah di lini belakang Kroasia. Kendati Demikian, pertahanan Indonesia juga harus lebih solid untuk mengantisipasi ketajaman lini depan Kroasia.


Andai saja stamina dan konsentrasi anak-anak Indonesia menurun saat bertemu Kroasia, maka Tim Garuda Junior bisa lebih merana daripada saat melawan Bulgaria



Share on: