Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Indra Sjafri Sebut Timnas Tak Perlu Gelar TC Panjang, Jika Ada 10 Sampai 20 Pemain Indonesia Bermain Di Eropa
08 November 2020 | 06:27 WIB oleh Amirul Mukminin
TimnasIndonesia - @Bolalob.com ± 2 tahun yang lalu
11 k   x
Share on:
(Indra Sjafri Sebut Timnas Tak Perlu Gelar TC Panjang, Jika Ada 10 Sampai 20 Pemain Indonesia Bermain Di Eropa) - @Bolalob.com - Egy maulna vikri jadi salah satu pemain yang berkarir di Eropa
Keterangan gambar : Indra Sjafri Sebut Timnas Tak Perlu Gelar TC Panjang, Jika Ada 10 Sampai 20 Pemain Indonesia Bermain Di Eropa Egy maulna vikri jadi salah satu pemain yang berkarir di Eropa (Sumber gambar:@Bolalob.com)

Indra Sjafri: Kalau Ada 10 Sampai 20 Anak Main di Eropa, Tim Nasional Indonesia Tidak Perlu TC Jangka Panjang


Liga123 - Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri mendukung langkah federasi untuk menitipkan banyak pemain muda ke Eropa. Harapannya, calon pemain Tim Nasional Indonesia akan terbiasa dengan gaya hidup Sepakbola profesional ala Eropa.


Program mengirimkan pemain ke Eropa sempat diungkapkan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan beberapa waktu lalu. Rencananya PSSI akan mengirimkan pemain usia 15 sampai 18 tahun ke Spanyol atau Portugal.


Indra pun mendukung langkah tersebut. Menurutnya, menitipkan satu atau dua pemain di klub Eropa bisa memberi dampak lebih baik daripada mengirimkan satu tim untuk menjalani Training Camp.


“Kami tidak lagi mengirim satu tim ke luar negeri, tapi menitipkan satu atau dua pemain di setiap klub yang ada di luar negeri,” beber Indra Sjafri saat acara webinar Youth Football Developmentyang diadakan Kemenpora, Selasa (3/11/20) lalu.


“Kalau ramai-ramai [satu tim] maka mereka akan komunikasi dengan Bahasa Indonesia, mungkin kadang-kadang makan-makanan Indonesia juga. Tapi, kalau sendiri, mereka akan dipaksa untuk bisa belajar gaya hidup Sepakbola Eropa.” 


“Seperti Egy sekarang, dia sudah bisa Bahasa Inggris, sudah terbiasa dengan gaya hidup Sepakbola ala Eropa, ini yang kami inginkan.”


Indonesia nantinya bakal diperkuat mayoritas pemain yang berkarir di Eropa. Andai saja hal itu yang terjadi maka Tim Nasional Indonesia tidak butuh lagi Training Camp (TC) jangka panjang.


“Kalau ada 10 sampai 20 anak main di Eropa saya yakin membangun tim Sepakbola tidak perlu berbulan-bulan, tidak perlu ada TC jangka panjang, mungkin kita cukup dengan TC sesuai dengan aturan FIFA, 2 atau 3 minggu pertandingan.”


Sampai saat ini baru ada dua nama pemain muda Indonesia yang mencoba berkarir di Eropa. Selain Egy di Lechia Gdansk ada juga Witan Sulaeman yang bergabung dengan klub Serbia, Radnik Surdulica.



Share on: