Breaking News
Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao    
Kerap Menunjukkan Karakter Ngotot di Lapangan, Ini alasan Nick Kuipers
09 September 2020 | 06:21 WIB oleh Febri
Liga1 - @bola.kompas.com ± 2 tahun yang lalu
267   x
Share on:
(Kerap Menunjukkan Karakter Ngotot di Lapangan, Ini alasan Nick Kuipers) - @bola.kompas.com - Bek Persib Bandung, Nick Kuipers, bersiap tatap laga Persib Bandung vs Semen Padang
Keterangan gambar : Kerap Menunjukkan Karakter Ngotot di Lapangan, Ini alasan Nick Kuipers Bek Persib Bandung, Nick Kuipers, bersiap tatap laga Persib Bandung vs Semen Padang (Sumber gambar:@bola.kompas.com)

Alasan Nick Kuipers Kerap Menunjukkan Karakter Ngotot di Lapangan


Liga123 - Ngotot dan agresif menjadi karakter permainan Nick Kuipers. Di balik raut wajahnya yang kalem, bek Persib Bandung itu memiliki karakter yang keras di lapangan. Tak jarang, Kuipers pun terlibat friksi dengan pemain lawan saat pertandingan.


Seperti Halnya, ketika Persib beruji tanding dengan Tira-Persikabo, pada akhir minggu lalu. Meski bertajuk laga persahabatan, namun Kuipers tetap memperlihatkan karakter permainannya yang ngotot dan agresif. Kuipers berbicara, karakter permainan tersebut mengalir begitu saja di dalam dirinya. Semua itu terbentuk karena hasratnya yang kuat untuk memenangi pertandingan. Kuipers mengaku tidak menyukai kekalahan.


 Menurut Kuipers, karakter seperti itu, lazim dimiliki oleh banyak pemain sepakbola. Oleh karena itu, lerap terjadi friksi yang melibatkan pemain di lapangan. Hal tersebut pun dianggapnya wajar karena tidak ada pemain sepakbola yang bisa berkompromi dengan kekalahan.


"Setiap pertandingan saya hanya ingin menang dan tentu harus melakukan apapun untuk menang. Mereka juga sama (ingin menang) jadi terkadang harus terjadi suatu pertikaian di lapangan tapi itu bukan masalah, setelah laga semua kembali normal," ungkap Kuipers.


Mengenai atmosfer pertandingan kompetisi yang akan berbeda dari biasanya, Kuipers mengakui, dirinya tidak menyukai bermain di stadion yang kosong.


Normalnya, lanjutan Liga 1 2021 akan berlangsung dengan sejumlah aturan baru. Salah satunya, semua laga digelar dengan format tanpa penonton. Aturan tersebut diterapkan untuk mencegah penularan wabah korona virus di Indonesia yang masih berlangsung hingga saat ini.


"Saya sebenarnya tidak mau bermain di stadion yang kosong tapi inilah situasinya sekarang. Ini akan berbeda tapi itu tak akan mengubah permainan, kami harus tetap bermain dengan baik dan memenangi pertandingan, itu yang terpenting," ungkap Kuipers.


 Dalam lanjutan Liga 1 2021, Persib akan mulai berlaga pada 4 Oktober, menghadapi Madura United. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Sejauh ini, Persib masih mematangkan persiapan untuk mengarungi kompetisi.


Kuipers berbicara belum berada dalam performa terbaiknya. Kendati Demikian, dia optimistis, dengan masa persiapan yang tinggal tiga minggu lagi dirinya bisa kembali ke performa ideal.


 "Seperti yang saya katakan, masih ada beberapa minggu sebelum melanjutkan liga untuk melakukan perbaikan. Tapi tentunya ini akan berbeda karena baru akan bertanding kembali setelah lima bulan. Tapi tidak apa-apa," ungkap Kuipers.



Share on: