Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Siasati Padatnya Jadwal Lanjutan Liga 1, PSIS Daftarkan 15 Pemain U20
10 September 2020 | 18:00 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Bolasport.com ± 2 tahun yang lalu
310   x
Share on:
(Siasati Padatnya Jadwal Lanjutan Liga 1, PSIS Daftarkan 15 Pemain U20) - @Bolasport.com - Momen ikonik kapten PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto, usai mencetak gol ke gawang Arema FC, Sabtu (14/3/2020)
Keterangan gambar : Siasati Padatnya Jadwal Lanjutan Liga 1, PSIS Daftarkan 15 Pemain U20 Momen ikonik kapten PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto, usai mencetak gol ke gawang Arema FC, Sabtu (14/3/2020) (Sumber gambar:@Bolasport.com)


PSIS Semarang Daftarkan 15 Pemain U-20 untuk Liga 1 2021



Liga123 - Padatnya jadwal kompetisi lanjutan Liga 1 2020 memang menjadi tantangan baru bagi klub-klub kontestan, termasuk PSIS Semarang.


Seperti diketahui PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah merilis jadwal terbaru Liga 1 pada beberapa waktu lalu.


Sesuai kesepakatan, Liga 1 akan berjalan selama lima bulan mulai tanggal 1 Oktober 2020 hingga 28 Februari 2021.


Dengan demikian, PSIS Semarang bisa diagendakan bermain selama 6-7 kali dalam sebulan.


Jumlah tersebut meningkat meningkat 2 hingga 3 laga dari jadwal kompetisi tahun-tahun sebelumnya.
Menanggapi hal itu, CEO PSIS, Yoyok Sukawi mengaku paham betul lantaran hal itu merupakan buah kesepakatan saat rapat virtual dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB).


Yoyok menjelaskan bahwa pemadatan jadwal merupakan jalan efektif untuk memangkas biaya operasional tim.


Terlebih, mengingat situasi karena pandemi ini turut berdampak bagi finansial klub.


"Ada tiga kali bahkan empat kali. Ini sebenarnya sudah disampaikan jauh hari, mulai dari sejumlah pertemuan dengan LIB."


"Kompetisi extraordinary ini, jadwal dipadatkan supaya biaya lebih murah tapi efeknya ada pada jadwal yang padat," ujar Yoyok dikutip BolaSport dari Tribun Jateng, Rabu (9/9/2020).
Pria yang menjadabat sebagai anggota Komisi X DPR RI ini membeberkan jika pihaknya telah mengantongi rencana guna meringankan padatnya jadwal Liga 1.


Salah satunya menyiapkan bibi-bibit muda pemain U-20 untuk diikutsertakan bersaing.Para pemain U-20 nantinya merupakan alternatif jika sewaktu-waktu ada pemain yang terdaftar di tim senior mengalami cedera atau akumulasi kartu.


"Semua klub saya melihat sekarang sudah mulai beradaptasi. Seperti PSIS, mendaftarkan 15 pemain U-20 yang akan menjadi back up di Liga 1 2020 nantinya," ujar Yoyok.


"Cara rotasinya seperti itu mereka pemain juga manusia, tidak bisa dipaksakan main, main, main. Tidak bisa dipaksakan."
Yoyok menambahkan demi kelancaran Liga 1 2020 tidak hanya bergantung pada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) semata.


Semua pihak harus mendukung dengan mempersiapkan segalanya dengan baik.Pemadatan jadwal merupakan cara paling tepat jika mempertimbangkan situasi saat ini.


"Kalau mau kompetisi jadwalnya longgar, ya kompetisi delapan bulan tapi klub tidak mau. Tidak ada uang," tutupnya.



Share on: