Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Tak Pulang Ke Afrika, Gelandang PSS Ini Pilih Jualan Baju
10 Desember 2020 | 11:07 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Bola.com ± 2 tahun yang lalu
403   x
Share on:
(Tak Pulang Ke Afrika, Gelandang PSS Ini Pilih Jualan Baju) - @Bola.com - Pemain asing PSS, Zah Rahan (tengah), menjajaki untuk berbisnis pakaian.
Keterangan gambar : Tak Pulang Ke Afrika, Gelandang PSS Ini Pilih Jualan Baju Pemain asing PSS, Zah Rahan (tengah), menjajaki untuk berbisnis pakaian. (Sumber gambar:@Bola.com)

Demi Masa Depan, Gelandang Asing PSS Sleman Dagang Baju di Jogja

Liga123 - Gelandang asing PSS Sleman, Zah Rahan Krangar, memilih tidak kembali ke negara asalnya, Liberia, meski belum ada kepastian kelanjutan kompetisi. Zah Rahan kini tetap berada di Sleman, Yogyakarta.

Eks pemain Madura United itu baru saja membuka bisnis baju untuk menambah pemasukan di tengah pandemi Covid19 ini. Produk yang dijualnya ini agak berbeda dibanding dengan baju pada umumnya.

Ini biasanya disebut rayon summer clothes. Saya tidak tahu apa istilah yang tepat dalam bahasa Indonesia. Saya bikin merek Zah Rahan supaya orang tahu itu punya saya, kata Zah Rahan kepada Bola.com, Rabu (9/12/2020).

Produk yang dijual oleh Zah Rahan merupakan sepasang pakaian yang terdiri dari baju lengan pendek dan celana pendek. Desainnya beragam, mulai dari polkadot, motif bunga, dedaunan, hingga motif kulit binatang.

Sekilas, baju ini identik dengan baju pantai yang biasanya digunakan oleh berlibur.

Tapi, baju ini tidak hanya dipakai kalau liburan. Bisa juga untuk jalan-jalan ke mal atau bersantai. Peruntukannya tidak hanya untuk di pantai. Dalam banyak kondisi juga bisa, imbuh pemain berusia 35 tahun itu.

Pemain yang pernah membawa Persipura Jayapura menjuarai ISL 2010-2011 itu tidak membuka lapak secara luring. Dia menjualnya melalui akun instagram @zahrahan.id. Produksinya juga di Jogja.

Baju ini dibuat di Jogja, tapi saya menjualnya secara online. Sudah banyak teman-teman yang membeli. Bukan hanya yang di Indonesia, teman-teman saya dari negara lain juga tertarik, ucap pemain PSS Sleman yang pernah berkarier di Malaysia itu.

Libatkan Yevhen Bokhashvili dan Guilherme Batata

Zah Rahan berusaha melibatkan orang-orang di sekelilingnya untuk membuat bisnis ini. Dia mengajak serta dua legiun asing lain PSS Sleman, yakni Yevhen Bokhashvili (Ukraina) dan Guilherme Batata (Brasil), untuk menjadi model.

Saya membuat bisnis ini untuk masa depan. Setidaknya, ada yang bisa lakukan saat Sepakbola tidak bergulir seperti sekarang ini, jadi saya tetap mendapatkan uang. Saya harus melakukan lebih baik, tutur Zah Rahan.

Zah Rahan membanderol semua produknya dengan harga yang sama, yakni Rp350 ribu. Perbedaannya hanya pada motif yang beragam dan bisa dipilih sesuai selera masing-masing pembeli.



Share on: