Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Kondisi Belum Stabil, PSS Belum Pikirkan Uji Coba
11 September 2020 | 15:30 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Tribun.jogya.com ± 2 tahun yang lalu
241   x
Share on:
(Kondisi Belum Stabil, PSS Belum Pikirkan Uji Coba) - @Tribun.yogya.com - Para Pemain PSS Sleman Saat Menjalani Latihan
Keterangan gambar : Kondisi Belum Stabil, PSS Belum Pikirkan Uji Coba Para Pemain PSS Sleman Saat Menjalani Latihan (Sumber gambar:@Tribun.yogya.com)

Tak Mau Ambil Risiko, PSS Sleman Kemungkinan Tak Gelar Uji Tanding


Liga123 - Belum menurunnya kasus positif Covid19 di Tanah Air, membuat jajaran manajemen PSS Sleman makin protektif pada kesehatan dan keselamatan para pemain.


Kemungkinan tidak mengadakanuji tanding, menjadi satu di antara opsi yang kini tengah dipertimbangkan manajemen Super Elang Jawa lantaran tak mau ambil risiko Skuadnya terpapar Covid19.


Meski di sisi lain, Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), Marco Gracia Paulo menegaskan tim Pelatih (juru taktik) tetap memiliki target teknis salah satunya dengan mengagendakan sejumlah uji tanding guna mengukur sejauh apa perkembangan anak asuhnya.


"Soal Ujicoba /Training Match masih kami pikirkan lebih lanjut dengan banyak pertimbangan. Kendati Demikian, harus dipikirkan pula jika Ujicoba /Training Match itu lebih berisiko maka apakah tetap harus digelar," ujar Marco, Jum'at (11/9/2020).


"Maksudnya ketika berUjicoba /Training Match maka tidak mungkinkan tidak ada swab test dahulu. Maka akhirnya harus diswab juga," lanjutnya.


"Nah, sekarang misalnya kami menanggung swab test tim lawan, dihitung per orang Rp 1,5 juta. Padahal satu tim biasanya ada 30 orang, sudah habis berapa saja itu. Belum lagi sewa lapangannya juga. Sebenarnya yang saya lihat bukan pada nilai uang yang habis, tapi lebih pada resiko yang ditimbulkan," jelasnya dia.


Meski demikian, peluang beruji tanding pun masih terbuka bila tim lawan sudah melakukan swab test-nya sendiri.


"Ya kalau seperti itu why not, kenapa ditolak," ujarnya.


Kendati Demikian, sejauh ini Marco berbicara belum ada ajakan beruji tanding dari klub selevel, maupun dari Liga 2 termasuk Martapura FC yang kini tengah mengadakanpemusalatan latihan di Yogyakarta.


"Hanya memang saat ini belum ada klub secara resmi yang mau berUjicoba /Training Match dengan kami," tegasnya.


Sebagai antisipasi andai hingga jelang kompetisi agenda uji tanding tak terrealisasi, Marco menyerahkan hal tersebut pada Pelatih (juru taktik) yang lebih paham secara teknis.


"Kami kira tim Pelatih (juru taktik) sudah punya kalkulasi sendiri mengenai persiapan timnya. Mungkin juga dengan mengadakangame internal, kembali ke tim Pelatih," pungkasnya.



Share on: