Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
PT LIB Coba Gandeng Stasiun TV Nasional Untuk Tayangkan Lanjutan Liga 2
11 September 2020 | 21:10 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga2 - @Football5star.com ± 2 tahun yang lalu
419   x
Share on:
(PT LIB Coba Gandeng Stasiun TV Nasional Untuk Tayangkan Lanjutan Liga 2) - @Football5star.com - Logo Liga 2
Keterangan gambar : PT LIB Coba Gandeng Stasiun TV Nasional Untuk Tayangkan Lanjutan Liga 2 Logo Liga 2 (Sumber gambar:@Football5star.com)

 


Liga 2 2020 Bakal Disiarkan Secara Langsung di TV Nasional


Liga123 - PT Liga Indonesia Baru (LIB) bakal berusaha bikin Liga 2 2020 disiarkan langsung di televisi nasional. Mereka saat ini tengah menjajali kerja sama dengan salah satu stasiun televisi.


Sebenarnya, Liga 2 2020 memang sangat menjual. Sebab, banyak tim-tim besar yang berjuang serta saling jegal demi mendapatkan tiket Liga 1 2021 mendatang. Tak cuma itu, banyak jua tim-tim yang pernah mentas di Liga 1 beberapa tahun terakhir.


Mulai dari Semen Padang, Sriwijaya FC, Mitra Kukar, PSMS Medan, Persiba Balikpapan hingga Badak Lampung bakal mewarnai Liga 2. Belum lagi beberapa tim yang menyimpan daya sengat berbahayas. Semisal PSKC Cimahi, Putra Sinar Giri FC, Sulut United, hingga PSCS Cilacap.


“Kami memang ingin Liga 2 ditayangkan secara langsung. Laga-laga Liga 2, kan, dinantikan banyak pencinta Sepakbola hingga di pelosok,” kata Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, dikutip dari Antara.


Selain dihuni tim-tim besar, Liga 2 2020 jua menjanjikan uang yang lumayan besar. Total bagi yang juara bisa mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 1,5 miliar. Rindiannya uang tersebut dari subsidi Rp 600 juta di penyisihan grup, lalu Rp 200 juta buat tim yang lolos babak 8-besar, Rp 200 juta untuk semifinalis, dan hadiah Rp 500 juta bagi yang berhasil menjadi kampiun.


 



Share on: