Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Soroti Fisik Pemain Timnas U-19, Shin Tae-Yong Datangkan Tim Analisis
11 September 2020 | 08:00 WIB oleh Amirul Mukminin
TimnasIndonesia - @Kaltim.Tribunnews.com ± 2 tahun yang lalu
261   x
Share on:
(Soroti Fisik Pemain Timnas U-19, Shin Tae-Yong Datangkan Tim Analisis) - @Kaltim.Tribunnews.com - Shin Tae-Yong, Pelatih Timnas Indonesia tengah berdiskusi dengan asisten nya
Keterangan gambar : Soroti Fisik Pemain Timnas U-19, Shin Tae-Yong Datangkan Tim Analisis Shin Tae-Yong, Pelatih Timnas Indonesia tengah berdiskusi dengan asisten nya (Sumber gambar:@Kaltim.Tribunnews.com)

Harapan Besar PSSI Kepada Tim Analisis Baru Tim Nasional Pesanan Shin Tae-Yong, Pernah Kalahkan Jerman Lho


Liga123 - PSSI kabulkan permintaan Shin Tae-Yong rekrut tim analis di jajaran kePelatihan Tim Nasional Indonesia.


Keputusan PSSI merekrut Shin Tae-yong sebagai Pelatih (juru taktik) Tim Nasional Indonesia tidak main-main.Bukti keseriusan PSSI adalah dengan memberikan Shin Tae-yong wewenang banyak, yakni melatih Tim Nasional Indonesia di berbagai jenjang usia.


Mulai dari Tim Nasional Indonesia U-19, U-23 hingga senior, Shin Tae-yong akan menjadi Pelatih (juru taktik) kepala bagi mereka.
Khusus untuk ajang terdekat, rupanya PSSI tidak main-main dengan target.


Indonesia akan bertarung di gelaran Piala Asia U-19 2020 dan Piala Dunia U-20 2021 mendatang.Segala persiapan sudah dijalankan PSSI untuk Tim Nasional Indonesia U-19 yang akan terjun di dua turnamen tersebut.


Salah satunya dengan mengadakanTraining Camp atau traning center (TC) di Kroasia.


Dilain sisi, PSSI juga diberitakan telah mewujudkan keinginan Shin Tae-yong untuk menambah amunisi tim Pelatih.


Shin Tae-yong mendatangkan tim analis pertandingan yang membantunya mengalahkan Tim Nasional Jerman di Piala Dunia 2018 lalu.


Demikian demi tujuan meningkatkan fisik pemain Tim Nasional Indonesia U-19, Shin Tae-yong justru senang ketika pemain yang mendorong batas kemampuannya bahkan hingga jatuh pingsan.


Dalam pola Shin Tae-yong, latihan hingga mengeluarkan batas maksimum adalah metode yang benar.


 Setelah tumbang dari Bulgaria 0-3 di laga perdana International U-19 Friendly Tournament 2020 di Kroasia, Shin Tae-yong melakukan evaluasi kepada anak asuhnya.


Masalah stamina pemain menjadi bahasan utama Pelatih (juru taktik) asal Korea Selatan itu hingga menerapkan pola latihan yang keras dan intens.


Maklum, Tim Nasional Indonesia U-19 sejaitnya mampu menahan Bulgaria 0-0 hingga menit ke-77, sebelum akhirnya kehilangan konsentrasi dan kebobolan 3 gol hanya dalam 6 menit.


Shin Tae-yong dibantu oleh penerjemahnya mengevaluasi para pemain pasca-laga menghadapi Bulgaria.


"Misalnya capek, stamina turun, paksa harus sampai nangis juga," ujar Shin Tae-yong dari channel Youtube PSSI TV.


"Kemarin ada rasa nafas sudah di sini (tenggorokan) seperti mau pingsan nggak," tanya Shin kepada pemain Tim Nasional Indonesia U-19.


"Rasa itu yang harus tetap ada. Lebih penting kita naikkin nafas hingga kehabisan nafas seperti itu ketimbang kita latihan fisik seperti ini," imbuhnya.
Shin menuntun para pemainnya untuk terus mendorong batas kemampuan mereka.


Salah satu pemain yang sempat pingsan di sesi latihan, terungkap juga dalam video di channel Youtube PSSI itu adalah Saddam Emiruddin Gaffar.Akan tetapi Shin justru menganggap Saddam melakukan instruksinya secara benar.


"Nafas udah sampai kehabisan, seperti Saddam waktu itu jogging terus pingsan."


"Bukan mengatur nafas untuk main 90 menit, tetapi main 10 menit saja tapi maksimal dengan terus mendorong batas kemampuan tubuh," ujarnya.


"Jadi pesan saya kemarin adalah jangan pernah mengatur nafas sendiri untuk dapat bermain 90 menit," tambahnya.


Pada laga kedua, Tim Nasional Indonesia U-19 juga harus kalah dengan skor 1-7 dari Kroasia.Pasca dua laga tersebut, Skuad Shin Tae-yong menjalani latihan pemulihan.


"Hari ini kami hanya satu kali latihan saja dengan menu recovery, terutama untuk pemain yang kemarin tampil melawan Kroasia," ungkap Shin Tae-yong dikutip dari laman resmi PSSI pada Rabu (9/9/2020).


"Untuk pemain yang tidak tampil atau menit bermainnya tidak lama kami memberikan materi latihan seperti biasa," tambahnya. (*)



Share on: