Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Tak Ada Kata Berhenti, PSSI dan PT LBI : Liga ! Tetap Lanjut Meskipun Ada Yang Positif Corona
11 September 2020 | 20:03 WIB oleh Febri
Liga1 - @bolasport.com ± 2 tahun yang lalu
689   x
Share on:
(Tak Ada Kata Berhenti, PSSI dan PT LBI : Liga ! Tetap Lanjut Meskipun Ada Yang Positif Corona) - @bolasport.com - Liga 1 Tetap Berjalan Jika Ada Yang Positif Corona
Keterangan gambar : Tak Ada Kata Berhenti, PSSI dan PT LBI : Liga ! Tetap Lanjut Meskipun Ada Yang Positif Corona Liga 1 Tetap Berjalan Jika Ada Yang Positif Corona (Sumber gambar:@bolasport.com)

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB): Liga 1 Tetap Berjalan Andai saja Ada yang Positif Covid19


Liga123 - PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) memastikan Liga 1 2021 tetap jalan meski nantinya ada yang terinfeksi Covid19.


Hal itu dijelaskan oleh Pelaksana Tugas Sekjen (Sekretaris Jendral) PSSI, Yunus Nusi, yang berbicara PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah menyiapkan antisipasi untuk lanjutan Liga 1 2021.


Antisipasi untuk lanjutan Liga 1 2021 yang dimaksud oleh PSSI adalah dengan adanya protokol kesehatan yang bakal diterapkan dengan ketat.


Sebagaimana diketahui demi kelancaran Liga 1 yang bakal bergulir di tengah pandemi Covid19 ini, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyiapkan medical workshop.


Medical workshop bakal digelar di Yogyakarta pada 14-15 September mendatang dengan diikuti oleh semua tim medis klub Liga 1 dan Liga 2.


Yunus Nusi mengatakan bahwa antisipasi yang dilakukan oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sepenuhnya sudah disiapkan secara matang.


"PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah memiliki gugus tugas untuk lanjutan Liga 1 dan Liga 2, dan kami juga sudah membuat protokol kesehatan yang sedemikian rupa," ujar Yunus Nusi dalam preskon Liga 1 via zoom yang turut dihadiri oleh BolaSport.com, Jum'at (11/9/2020).


"Dan bagi kami hampir sempurna karena kami juga mengadopsi dari WHO, Liga Jerman, BNBP, Kementerian Kesehatan, dan juga dari FIFA sendiri. Dan itu kami jadikan satu buku dan didalam situ sudah ada protokol yang jelas tentang apa saja dan antisipasi seperti apa yang bakal dilakukan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) saat pertandingan berlangsung," tuturnya.


Dalam medical workshop nantinya bakal dijelaskan untuk penerapan disetiap pertandingan dan sebelum melakukan pertandingan home and away.


Oleh karena itu, Yunus Nusi mengatakan bahwa jika nantinya ada satu atau dua orang yang bakal terkena Covid19, Liga 1 dipastikan tetap bergulir.


Menurutnya PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah menyiapkan antisipasi dan solusi apabila hal itu terjadi.


 


"Sehingga jika ada satu orang dalam satu klub yang terpapar Covid19 itu sudah ada. Bahkan saat ada satu klub semua yangg terpapar juga kami sudah ada didalam buku itu, klub harus seperti apa. lebih jelasnya saat medical workshop," ujar Yunus Nusi.


Protokol kesehatan bakal diterapkan oleh tim dokter dan bahkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah menjalani komunikasi dengan dinas kesehatan daerah sehingga hal itu tak perlu dikhawatirkan.


Dengan itu, Yunus Nusi berbicara kompetisi dipastikan tetap jalan, walaupun jika nantinya ada yang terinfeksi.


Bahkan klub-klub Liga 1 dan Liga 2 juga diminta untuk mendaftarkan pemain mudanya U-20 sebagai pelapis jika ada hal yang tak diharapkan terjadi.


"Sehingga apapun itu yang terjadi nantinya kompetisi tetap berjalan," ujarnya.


"Dan di regulasi juga sudah diatur kami juga memberikan keleluasan kepada klub-klub Liga 1 untuk mendaftarkan pemainnya yang U-20 ke PT Liga Indonesia Baru (LIB), siapa tau nanti bisa dimainkan apabila ada yang terjadi atau ada yang terpapar. Dan itu sudah diantisisipasi oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB)," ungkap Yunus Nusi.


 



Share on: