Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
General Manager Arema : Positive Thinking Saja, Mudah-mudahan Kompetisi Bisa Digelar Tepat Waktu
11 Oktober 2020 | 18:57 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @kompas.com ± 2 tahun yang lalu
135   x
Share on:
(General Manager Arema : Positive Thinking Saja, Mudah-mudahan Kompetisi Bisa Digelar Tepat Waktu) - @kompas.com - Ruddy Widodo general manager Arema
Keterangan gambar : General Manager Arema : Positive Thinking Saja, Mudah-mudahan Kompetisi Bisa Digelar Tepat Waktu Ruddy Widodo general manager Arema (Sumber gambar:@kompas.com)

Tolak Pikiran Negatif, Arema FC Jaga Optimisme Lanjutan Liga 1


Liga123 - General Manajer Arema FC Ruddy Widodo enggan bicara skenario-skenario terburuk mengenai kelanjutan Liga 1 2021.


Dia menegaskan upaya dan kerja keras yang dilakukan adalah bentuk optimisme Arema FC akan kelanjutan Liga 1 2021 ini.


Ruddy Widodo menegaskan pihaknya sangat realistis dalam menyikapi berbagai kendala yang menghadang lanjutan Liga 1 2021.


Sebagai pihak klub, Arema FC pun ikut menyadari risiko di depan mata.


Bak orang yang sedang berdagang, untung dan rugi adalah sebuah dinamika kehidupan.


Kendati Demikian, Arema FC tidak menganggap sebuah risiko harus dipandang negatif karena tetap ada sisi positif yang harus diperjuangkan.


“Ya, kami berpikir positif, kan Sepakbola bukan keinginan kami saja tapi seluruh masyarakat Indonesia, pro danmelawan wajar,” kata Ruddy Widodo.


“Alhamdulillah, Jawa Timur khususnya, kasus Covid19 menurun. Saya optimistis Sepakbola akan digelar,” imbuhnya.


General Manajer asal Madiun tersebut juga sudah menganalisis risiko penghentian lanjutan Liga 1 2021.


Menurutnya, menghentikan kompetisi justru akan banyak menciptakan dampak buruk.


Bicara soal kompetisi tidak hanya menyangkut satu dua pihak saja.


Selain pihak yang nampak, ada pula pihak di balik layar seperti para sponsor.


Masalahnya bakal lebih rumit lagi dan berimbas pada kerja sama di masa yang akan datang.


Alhasil, Ruddy Widodo yakin opsi penghentian lanjutan Liga 1 2021 akan sangat kecil diambil karena risiko besar yang akan dihadapi.


Kendati Demikian, pertimbangan-pertimbangan tersebut bukan ranah klub.


“Ya, kewajiban klub berlatih dan positive thinking saja. Mudah-mudahan bisa digelar tepat waktu tidak sampai November. Siapa tahu akhir Oktober bisa terlaksana,” pungkasnya.


PT Liga Indonesia Baru ( LIB) mengundang manajemen klub peserta Liga 1 2021 untuk menghadiri pertemuan luar biasa membahas lanjutan Liga 1 2021 pada Selasa (13/10/2020) di Yogyakarta.



Share on: