Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Presiden Jokowi Diharapkan Turun Tangan Untuk Gulirkan Liga 1
12 Januari 2021 | 07:16 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Bolalob.com ± 2 tahun yang lalu
289   x
Share on:
(Presiden Jokowi Diharapkan Turun Tangan Untuk Gulirkan Liga 1) - @Bolalob.com - Presiden Joko widodo saat membuka turnamen sepak bola di Jakarta
Keterangan gambar : Presiden Jokowi Diharapkan Turun Tangan Untuk Gulirkan Liga 1 Presiden Joko widodo saat membuka turnamen sepak bola di Jakarta (Sumber gambar:@Bolalob.com)

Liga 1 Tak Kunjung Jelas, Presiden Jokowi Diminta Turun Tangan

Liga123 - Sudah sekitar 10 bulan kompetisi nasional mandek. Kondisi ini sangat miris dibandingkan negara-negara tetangga yang sudah menyelesaikan musim 2020 dan sudah bersiap menyongsong musim 2021.

Situasi terkini pun dipertanyakan oleh Manajer Tim Borneo FC, Farid Abubakar. Ia merasa aneh kenapa PSSI sulit mendapatkan izin menyelenggarakan kompetisi dari pihak kepolisian.

“Ada apa sebenernya dengan sepakbola kita? Kenapa sampai saat ini sepakbola kita masih belum bisa bergulir karena Corona? Terus dengan acara kumpul-kumpul lainnya, kok aman-aman aja,” ujar Farid di laman resmi Borneo FC.

Menurut Farid, sebenarnya Liga 1 sudah memiliki skema protokol yang ketat andaikan kompetisi bisa berjalan. Rencana itu semestinya sudah menjadi jaminan bahwa Liga 1 akan berjalan sesuai koridor-koridor pencegahan Covid19.

Alhasil, Farid sampai meminta Presiden Joko Widodo untuk turun tangan.

“Sepakbola kita siap mengikuti protokol yang ada dan bahkan siap digulir tanpa penonton. Tapi ada apa sebenernya ini dengan perizinan negara kita?," ujarnya.

"Waktu pelantikan Menpora yang baru kala itu Pak Jokowi bicara, ‘Sepakbolanya, Pak’. Presiden meminta tolong kepada Menteri olahraga untuk dibaikin sepakbola kita bukan diberhentikan sepakbola kita. Persoalan izin saya harap Menpora dan mungkin Pak Presiden kita juga bisa langsung meminta kepada pihak kepolisian untuk memberikan izin pertandingan,” tutur Manajer Borneo FC ini.


Share on: