Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Liga Putri Telah Usai, Pemain Tira-Persikabo Tagih Janji Manajemen
13 September 2020 | 12:00 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Bolalob.com ± 2 tahun yang lalu
209   x
Share on:
(Liga Putri Telah Usai, Pemain Tira-Persikabo Tagih Janji Manajemen) - @Bolalob.com - Jesella Arifya Sari Pemain Liga Putri
Keterangan gambar : Liga Putri Telah Usai, Pemain Tira-Persikabo Tagih Janji Manajemen Jesella Arifya Sari Pemain Liga Putri (Sumber gambar:@Bolalob.com)

Waduh! Hampir Setahun Berlalu, Gaji Pemain Tira Persikabo Kartini Masih Belum Dilunasi


Liga123 - Nasib buruk diterima penggawa tim Liga 1 Putri, Tira Persikabo Kartini, Jesella Arifya Sari yang mengaku belum terima gaji penuh dari klubnya.


Pemain yang biasa disapa Jeje ini merupakan salah satu penggawa kunci Tira Persikabo Kartini yang berhasil finish sebagai runner-up Liga 1 Putri yang digelar 2019 lalu. Siapa sangka ternyata dirinya dan kawan-kawannya belum dilunasi gajinya oleh Manajer Esti Puji Lestari.


"Jadi itu, diawal masuk Tira bulan 10 (Oktober 2019) kemudian pertengahan bulan 10 digaji, tapi dicicil. Bulan kedua (11-November) digaji lagi, tapi dicicil dan gak nyampe 10 persen," ungkap Jeje kepada Bolalob.


"Terus bulan ke-3 (Desember) habis semifinal di Biak yang lain habis gajian, Jeje sendiri yang gak gajian. Jeje tanya ke admin koq Jeje ga gajian sendiri, admin juga kaget. 'Sebentar Je, tanyain ke Ibu Esti dan kata Ibu Estin nanti.' Eh, sampai sekarang gak digaji sama sekali, dan anak-anak digaji di Biak itu dicicil," lanjutnya.


"Terus selesai final Liga 1 ini yang kemarin, kami juga gak ada terima gaji, gak ada terima pelunasan gaji sama sekali," tambahnya.


"Dari selesai liga, kami selalu chating dia dari awalnya kami sopan dan Jeje pribadi sopan, akhirnya jadi kayak kurang sopan chat ama dia karena kami jadi kesal. Alasannya tunggu kliennya, tunggu aset kejual. Alasannya itu-itu aja," ujarnya.


"Kenapa kami mintanya langsung ke dia karena dari Persikabo sudah menyerahkan semua ke dia, dan yang bertanggung jawab penuh Ibu Esti," pungkasnya.


Manajemen Persikabo sendiri menyatakan jika tim putra dan putri memang berbeda manajemen. Tim putri sepenuhnya dikelola oleh Esti. Mereka pun berusaha menghubungi Esti, namun mengakui kesulitan berkomunikasi dengannya.


 



Share on: