Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Jika Negosiasi Kontrak Gagal, Mahmoud Eid Isi Posisi Striker Gantikan David Da Silva
15 September 2020 | 04:14 WIB oleh Febri
Liga1 - @JawaPos ± 2 tahun yang lalu
153   x
Share on:
(Jika Negosiasi Kontrak Gagal, Mahmoud Eid Isi Posisi Striker Gantikan David Da Silva) - @JawaPos - Patrich Wanggai (kiri) berduel dengan gelandang M. Hidayat saat berlatih bersama Persebaya Surabaya.
Keterangan gambar : Jika Negosiasi Kontrak Gagal, Mahmoud Eid Isi Posisi Striker Gantikan David Da Silva Patrich Wanggai (kiri) berduel dengan gelandang M. Hidayat saat berlatih bersama Persebaya Surabaya. (Sumber gambar:@JawaPos)

Andai saja David da Silva Tak Kembali, Mahmoud Tetap Sayap, Patrich Striker


Liga123 – Mahmoud Eid sempat disiapkan sebagai striker. Hal itu pernah dilakukan dalam sesi latihan. Langkah tersebut diambil sebagai antisipasi kalau proses negosiasi kontrak baru David da Silva gagal.


Hanya, saat Persebaya melakoni Ujicoba /Training Matchmelawan tim internal Bintang Timur (12/9), Mahmoud tetap bermain di posisinya. Pemain berpaspor Palestina itu mengisi posisi winger. Lalu, siapa penyerang utama yang dimainkan? ’’Patrich (Wanggai) tetap di depan,’’ kata Aji Santoso, Pelatih (juru taktik) Persebaya, saat dihubungi Jawa Pos.


Selain Da Silva, Pwatrich memang satu-satunya penyerang murni yang dimiliki Green Force, julukan Persebaya. Musim lalu, pemain 32 tahun itu bermain untuk Kalteng Putra. Dia mencetak 7 gol dan 4 assist dari 27 laga. Karena itu, mungkin Patrich jadi tumpuan di lini depan jika Da Silva tidak kembali. Selain Patrich, masih ada penyerang Persebaya U-20 Venko Armedya.


Persebaya memang menjajal beberapa pemain muda. Selain Venko, ada Akbar Firmansyah dan Dicky Kurniawan. Akbar merupakan winger, sedangkan Dicky adalah gelandang.


Dua pemain itu juga sempat diturunkan dalam laga Ujicoba /Training Matchmelawan Bintang Timur. Performanya cukup impresif. Masuk sebagai pemain pengganti, keduanya mampu mencetak gol. Akbar dua gol, sementara Dicky satu gol.


’’Kalau saya lihat Akbar dan Dicky untuk adaptasi dari awal bagus. Kami lihat cepat adaptasinya, dan punya potensi untuk Persebaya yang akan datang,’’ kata winger Oktafianus Fernando.


Nah, adanya pemain muda itu membuat opsi di posisi winger bertambah. Selain Oktafianus, ada Bayu Nugroho, Irfan Jaya, M. Supriadi, dan Mahmoud Eid. Belum lagi Hambali Tholib dan Rendi Irwan yang juga bisa diplot sebagai winger.


Karena itu, meski tidak dimainkan sebagai penyerang dalam laga Ujicoba /Training Match, Mahmoud tetap punya kans besar untuk digeser ke depan. Dia bisa menjadi opsi selain Patrich dan Venko sebagai penyerang utama. Terlebih lagi, bermain sebagai penyerang bukan hal sulit bagi pemain 27 tahun tersebut. ’’Saya bisa main jadi penyerang. Saya bisa main di mana pun, jadi bukan masalah,’’ jelas Mahmoud.


Dilain sisi, setelah berlatih selama dua minggu, para pemain mengaku mulai berada dalam kondisi yang ideal. Ofan, sapaan Oktafianus Fernando, mengaku kondisinya sangat baik. ’’Mulai dari strength, napas, hingga fisik, semuanya oke. Semua latihan berjalan dengan maksimal,’’ kata bapak satu anak tersebut.


Kondisinya yang fit tak lepas dari rutinitasnya berlatih meski tim tengah libur akibat pandemi. ’’Sebelum gabung latihan, coach Aji (Santoso) selalu ingatkan untuk jaga kondisi. Latihan individu,’’ tambahnya. Karena itu, begitu latihan bersama skuad Green Force dimulai, Ofan tidak kaget.


 


’’Pemain tahu kalau persiapan cuma sebulan. Jadi, mau nggak mau (latihan) harus digas dari awal,’’ imbuh pemain binaan tim internal Indonesia Muda tersebut.



Share on: