Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Ingin Kepastian Kompetisi, PSIS Tak Mau Kena PHP PSSI
15 Oktober 2020 | 06:48 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Tribun.Jateng.com ± 2 tahun yang lalu
255   x
Share on:
(Ingin Kepastian Kompetisi, PSIS Tak Mau Kena PHP PSSI) - @Tribun.Jateng.com - General Manager PSIS Semarang, Wahyu 'Liluk' Winarto
Keterangan gambar : Ingin Kepastian Kompetisi, PSIS Tak Mau Kena PHP PSSI General Manager PSIS Semarang, Wahyu 'Liluk' Winarto (Sumber gambar:@Tribun.Jateng.com)

Pasca Extraordinary Meeting Club, PSIS Tegaskan Tak Ingin ter-PHP


Liga123 - PSIS Semarang berharap segera ada kepastian soal kelanjutan kompetisi Liga 1 2021 pasca dilakukan Extraordinary Meeting Club Liga 1 yang diadakan di Royal Ambarukmo Hotel, Selasa (13/10/2020) kemarin.


Poin penting dalam pertemuan tersebut, yakni seluruh klub peserta menyatakan sepakat kompetisi dilanjutkan pada 1 November mendatang.


Hanya saja, hasil dari kesepakatan tersebut belum tentu membuat Liga 1 bisa berjalan kembali PSSI harus terlebih dahulu menjamin faktor perizinan pertandingan dari pihak pemerintah dalam hal ini pihak kepolisian.


Harapan kompetisi segera bergulir lagi bisa saja kembali mengalami penundaan. Tak ada yang bisa menjamin akan hal itu.


Kenyataannya, Liga 1 2021 harusnya berjalan Oktober ini, namun karena masalah perijinan yang tak keluar membuat kompetisi belum bisa terlaksana.


General Manager PSIS Semarang, Wahyu "Liluk" Winarto mengungkapkan pada dasarnya manajemen Mahesa Jenar belum lega pasca hadir dalam rapat dengan PSSI dan PT. Liga Indonesia (LIB) Selasa kemarin.


PSIS berharap segera ada kepastian jadwal, dan bagaimana soal format kompetisi nantinya.


Sekedar informasi, bila kompetisi berjalan pada November mendatang, artinya melanjutkan dari format kompetisi yang ada. Kendati Demikian jika dihelat pada 1 Desember atau 1 Januari 2021 mendatang, mala kemungkinan kompetisi Liga 1 akan mengalami perubahan format kompetisi menjadi dua wilayah.


"Ya kita datang kesini tentunya kepengen mendengarkan kepastian dari PT Liga dalam hal ini operator. Tadi sudah banyak dibicarakan. Dan diputuskan kompetisi akan jalan. Formatnya kita masih nunggu dari PT. Liga. Ya kita tunggu, karena beberapa opsi tadi sudah dibicarakan," ujar Liluk, Rabu (14/10/2020).


"Kalau bisa dikatakan, kita masih belum lega. Formatnya kita belum tahu. Masih tunggu secepatnya dari PSSI. Kita siap jalan, tapi yang jelas kita menunggu kejrlasan dari PSSI. Terutama ijin dari pemerintah," tambahnya.


Pria berusia 46 tahun tersebut berbicara, sangat penting menunggu kepastian dari PSSI. Sebab, hal itu berkaitan dengan penyusunan program latihan tim serta persiapan menghadapi kompetisi.


Ia berujar, pihak klub tak ingin diberi harapan palsu seperti halnya saat kabar kompetisi Liga 1 akan dilanjutkan awal Oktober lalu. Yang terjadi, H-2 kompetisi Liga 1 justru dinyatakan ditunda karena tidak memdapat perijinan.


"Kita mau kepastian. Agar klub ini bisa menyusun program dan latihan. Kalau tidak ada kepastian kan susah. Terlebih lagi dengan kemarin kita sudah menyiapkan dengan susah payah. Tapi mau hari H justru batal. Kita tidak mau itu terulang lagi," beber Liluk. 



Share on: