Breaking News
Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao    
Izin Kepolisian Belum Turun, Pelatih Arema Mulai Gelisah
15 Oktober 2020 | 10:44 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Liputan6.com ± 2 tahun yang lalu
174   x
Share on:
(Izin Kepolisian Belum Turun, Pelatih Arema Mulai Gelisah) - @Liputan6.com - Carlos Carvalho de Oliveira resmi menukangi Arema FC pada lanjutan Shopee Liga 1 2020.
Keterangan gambar : Izin Kepolisian Belum Turun, Pelatih Arema Mulai Gelisah Carlos Carvalho de Oliveira resmi menukangi Arema FC pada lanjutan Shopee Liga 1 2020. (Sumber gambar:@Liputan6.com)

Pelatih (Juru Taktik) Arema FC Takut Kehilangan Pekerjaan Andai saja Shopee Liga 1 Batal Bergulir


Liga123 - Carlos Oliveira akan kehilangan pekerjaannya di Indonesia kalau jika Shopee Liga 1 terhenti karena tidak mengantongi izin dari Polri. Pelatih (Juru Taktik) asal Brasil itu sama sekali tidak berkesempatan menangani Arema FC.


Menurutnya itu adalah suatu mimpi buruk jika hal itu terjadi. Tetapi Carlos masih tetap yakin kalau Shopee Liga 1 tetap bisa bergulir meski sudah ditunda dua kali.


Carlos menyebut bergulirnya Shopee Liga 1adalah keinginan seluruh pencinta Sepakbola Indonesia bukan hanya keinginan pribadi saja. Dilain sisi, musim depan Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia U-20. Sangat disayangkan jika tak ada kompetisi sama sekali. 


“Saya tidak tahu seperti apa kelanjutannya. Hanya saja jika tidak berlanjut maka tidak akan ada Sepakbola di negeri ini, tidak ada pertandingan, tidak ada Coach Carlos di sini, tidak ada pemain. Saya harap hal buruk itu tidak terjadi, semoga tetap ada kompetisi, karena itulah alasan saya kenapa datang ke sini,” kata Carlos kepada Wearemania. 


Di samping itu, akan banyak pihak yang kehilangan harapan dan merasakan kerugian jika kompetisi benar-benar hilang tahun ini. Menurutnya, banyak sekali orang yang bergantung pada kompetisi seperti tim Pelatih, penggemar, hingga media yang menulis tentang Sepakbola. 


“Semua pasti ingin melihat pertandingan, saya ingin terus melatih, pemain ingin bermain. Kalian juga, pasti tetap ingin menulis berita pertandingan dalam artikel kalian bukan? Ya, kita hanya bisa berharap tidak kehilangan momen tersebut,” imbuhnya.


Tetap Bersiap


Dilain sisi, Carlos Oliveira tetap mengadakan sesi latihan sebanyak dua kali sehari untuk tetap menjaga penampilan pemain walaupun masih belum ada kejelasan dari Polri tentang dilanjutkannya kompetisi. 


Carlos berbicara akan melakukan yang terbaik untuk tim, serta melakukan beberapa perubahan, sekaligus memperbaiki kekurangan Arema FC saat kompetisi nanti digelar November mendatang. 


“Saya selalu berupaya melakukan yang terbaik, sekarang banyak hal yang sudah berjalan, perlahan kami memperbaiki kekurangan tim. Sempat ada masalah terkait virus (corona) yang memaksa kami libur latihan lima hari. Kendati Demikian, semua akan baik-baik saja, memang tidak ada sesi terbaik, tapi ini juga bukan yang terburuk,” pungkasnya.



Share on: