Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Komentar Nil Maizar Mengenai Regulasi Pemain U-20 di Liga 1 2020
16 September 2020 | 11:15 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Bola.com ± 2 tahun yang lalu
166   x
Share on:
(Komentar Nil Maizar Mengenai Regulasi Pemain U-20 di Liga 1 2020) - @Bola.com - Nil Maizar Saat Memimpin Latihan di Stadion Surajaya Lamongan
Keterangan gambar : Komentar Nil Maizar Mengenai Regulasi Pemain U-20 di Liga 1 2020 Nil Maizar Saat Memimpin Latihan di Stadion Surajaya Lamongan (Sumber gambar:@Bola.com)

Pelatih (Juru Taktik) Persela Menanggapi Regulasi Pemain U-20 di Shopee Liga 1 2020


Liga123 - Regulasi lanjutan Shopee Liga 1 2020 soal pemain U-20 mendapat sambutan beragam dari klub kontestan. Satu di antaranya, klub harus merekrut minimal dua pemain muda tersebut. 


Pelatih Persela Lamongan, Nilmaizar, punya pendapat sendiri mengenai hal ini. Di satu sisi, sebagai arsitek tim pihaknya harus pintar-pintar mengatur skema dan strategi untuk setiap pertandingan agar memenuhi regulasi itu. 


“Secara statistik betul, karena harus ada dua pemain yang tidak dimainkan, dan ada dua pemain yang harus dimainkan di line-up. Dalam strategi Pelatih (juru taktik) agak terganggu,” ucap Pelatih (juru taktik) berusia 50 tahun tersebut.


Kendati Demikian, di sisi lain, tujuan dari regulasi ini memang cukup penting untuk kelanjutan Tim Nasional Indonesia. Terlebih lagi, para pemain muda itu berkesempatan untuk tampil bersama Tim Nasional Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2021, saat Indonesia menjadi tuan rumah nanti. 


“Tapi, ini untuk kepentingan Tim Nasional dan generasi muda, kami harus bisa menyikapinya seperti apa. Agar Perselalebih bagus ke depannya dan bisa menemukan strategi apa yang diinginkan sebagai Pelatih,” ucap Nil. 


Tradisi Klub


Persela selama ini dikenal sebagai klub yang menaruh perhatian terhadap regenerasi pemain muda. Beberapa kali tim junior muda Laskar Sape Kerap mampu menjuarai kompetisi kelompok usia.


Saat ini pun, sudah ada satu pemain berusia 20 tahun yang dimiliki oleh Persela, yaitu Jibril.


Regulasi ini muncul didasari oleh agenda penting Indonesia yang menjadi tuan rumah dalam ajang dua tahunan tersebut. Terlebih lagi, kompetisi kasta teratas (divisi tertinggi) itu juga dilanjutkan tanpa adanya degradasi ke Liga 2 musim depan.


Dimana Sebelumnya, sempat muncul rencana agar setiap klub memainkan dua pemain U-20 tersebut. Kendati Demikian, kemudian direvisi bahwa klub hanya diminta untuk mendaftarkannya saja, tanpa kewajiban memainkannya dalam pertandingan.



Share on: