Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Komentar Wartawan Senior Tentang Rencana Kembali Bergulir nya Liga 3
16 September 2020 | 10:30 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga3 - @wartakota.live.com ± 2 tahun yang lalu
164   x
Share on:
(Komentar Wartawan Senior Tentang Rencana Kembali Bergulir nya Liga 3) - @wartakota.live.com - Whesley Hutagalung Pengamat Sepak Bola dan wartawan senior
Keterangan gambar : Komentar Wartawan Senior Tentang Rencana Kembali Bergulir nya Liga 3 Whesley Hutagalung Pengamat Sepak Bola dan wartawan senior (Sumber gambar:@wartakota.live.com)

Ini Kabar Baik Untuk Liga 3 Sepakbola


Liga123 - Liga 3 Indonesia direncanakan dimulai November mendatang. Liga yang dijuluki liga amatir ini memang dipertandingkan terlebih dulu di wilayah provinsi masing-masing, sebelum ke tingkat regional dan nasional.


Kendati Demikian, bayang-bayang Covid19 dan ruwetnya perundingan Liga 1 dan Liga 2 menghampiri peserta Liga 3. Masih diambang ketidakpastian, namun menggulirkan Liga 3 ternyata mendapat masukan positif dari pengamat Sepakbola yang bernama Whesley Hutagalung.


Menurut Whesley, menjalankan Liga 3 lebih memungkinkan dibandingkan Liga 1 Indonesia karena termasuk kompetisi kecil-kecilan.


"Biaya yang dikeluarkan di Liga 3 itu tidak sebesar biaya yang dikeluarkan di Liga 1 terutama untuk gaji pemain. Dilain sisi, kompetisi juga bisa diubah sesuai dengan wilayah masing-masing," buka Whesley kepada Warta Kota, Selasa (15/9/2020).


Whesley menambahkan Liga 3 lebih fleksibel dijalankan dengan menggandeng usaha-usaha, atau sponsor lokal.Selain tetap taat pada pelaksanaan protokol kesehatan, ada satu catatan yang diberikan oleh Whesley jika Liga 3 dijalankan.


"Ambisi pengelola harus diubah. Kacamata yang digunakan saat ini bukanlah kacamata normal. Sekarang pengelola harus melihat bagaimana mengadakankompetisi untuk kemampuan pemain, untuk mengerjakan aktivitas. Situasi saat ini kan tidak normal, semua bisa duduk bersama untuk mencari yang terbaik dari yang terburuk," tambah Whesley.


Menurutnya, sistem kompetisi dapat dirumuskan sebaik mungkin jika semua pemangku kepentingan melihat setuasi saat ini dalam kacamata yang tidak normal.



Share on: