Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Alami Krisis Finansial Akibat Pandemi, Arema Hanya Andalkan Subsidi Dari PT LIB
16 Oktober 2020 | 11:46 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Tribunmadura.com ± 2 tahun yang lalu
215   x
Share on:
(Alami Krisis Finansial Akibat Pandemi, Arema Hanya Andalkan Subsidi Dari PT LIB) - @Tribunmadura.com - General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.
Keterangan gambar : Alami Krisis Finansial Akibat Pandemi, Arema Hanya Andalkan Subsidi Dari PT LIB General Manager Arema FC, Ruddy Widodo. (Sumber gambar:@Tribunmadura.com)

Masuki Masa Sulit, Arema FC Kini Pakai Dana Subsidi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai Makanan Pokok Klub


Liga123 - Arema FC tak menampik terdampak adanya pandemi Covid19 dan penundaan Liga 1 2021.


Pada masa sulit seperti ini, Arema FC menggunakan dana subsidi sebesar Rp 800 juta dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai makanan pokok bagi klub.


"Di masa tunggu seperti saat ini, kami lega karena kami tetap menerima subsidi," ujar General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, Kamis (15/10/2020).


"Dan memang untuk masa seperti ini subsidi sangat membantu sekali karena kami tidak ada pemasukan sama sekali," sambung dia.


Ruddy menjelaskan, sebelum kompetisi dihentikan, sumber pemasukan utama, di antaranya datang sponsor, merchandise, dan tiket penonton.


Bahkan, pada musim lalu, manajemen Arema FC sudah berucap jika subsidi sudah bukan menjadi makanan pokok klub.


Kendati Demikian karena wabah ini, subsidi menjadi sumber pemasukan utama tim karena pihak sponsor menunda pembayaran lantaran kompetisi belum dimulai.


"Karena wabah ini kami tidak ada pemasukan sama sekali selain subsidi. Pemasukan sponsor biasanya jadi makanan pokok kami, tapi saat ini masih delay," ujar dia.


"Pihak sponsor menjanjikan akan mencairkan dana ketika pertandingan sudah dimulai. Untung saja tidak ada yang sampai memutus kerjasama," jelasnya.


Subsidi yang diberikan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) tiap bulannya, di antaranya digunakan klub untuk membayar gaji pemain dan ofisial tim, serta biaya latihan sehari-hari.



Share on: