Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Timnya Di Zona Degradasi, Mantan Pemain Timnnas Indonesia Kurniawan Dwi Cahyo Yulianto Harap Anak Asuhya Belajar dari Laga Sebelumnya
17 September 2020 | 15:20 WIB oleh Febri
SepakbolaNasional - @bolasport.com ± 2 tahun yang lalu
211   x
Share on:
(Timnya Di Zona Degradasi, Mantan Pemain Timnnas Indonesia Kurniawan Dwi Cahyo Yulianto Harap Anak Asuhya Belajar dari Laga Sebelumnya) - @bolasport.com - Mantan striker timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, resmi menjadi pelatih Sabah FA.
Keterangan gambar : Timnya Di Zona Degradasi, Mantan Pemain Timnnas Indonesia Kurniawan Dwi Cahyo Yulianto Harap Anak Asuhya Belajar dari Laga Sebelumnya Mantan striker timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, resmi menjadi pelatih Sabah FA. (Sumber gambar:@bolasport.com)

Ada di Zona Degradasi, Ini Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Timnya Bermain Seri di Liga Super Malaysia


Liga123 -  Eks pemain Tim Nasional Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto berharap pemainnya dapat belajar dari laga menghadapi Petaling Jaya City.


Sabah FA bermain imbang 1-1 melawan Petaling Jaya City dalam pertandingan Malaysia Super League pada 12 September 2020.


Sabah FA berhenti bermain dan mengharapkan wasit untuk memberikan mereka tendangan bebas setelah salah satu pemain mereka disikut.


Akan tetapi wasit tetap melanjutkan permainan dan Elizeu Araujo dari Petaling Jaya City mencetak gol pada menit ke-51.


Sabah FA baru bisa menyamakan kedudukan melalui gol penyerang mereka, Serbia Rodoljub Paunovic pada menit ke-87.


"Saya tidak akan menyalahkan wasit karena tidak memberikan kami tendangan bebas dan saya berharap para pemain akan menganggapnya sebagai pelajaran," ujar Kurniawan Dwi Yulianto, dikutip BolaSport.com dari The Star.


"Mereka harus terus bermain sampai mendengar peluit wasit," ujarnya.


Hasil imbang melawan Petaling Jaya City itu memberi akhir dua kekalaha Sabah FA sebelumnya.


Sabah FA sebelumnya kalah 0-4 dari Terengganu pada 29 Agustus 2020 dan tumbang oleh Selangor dengan skor 1-2 pada 4 September.


Hasil seri melawan Petaling Jaya Cuty membuat Sabah FA berada di zona degradasi di posisi ke-11 dengan enam poin.


Akan tetapi Kurniawan melihat banyak hal positif dari penampilan mereka.


"Kami yakin bisa memenangkan pertandingan dan para pemain menunjukkan semangat juang yang hebat dan meciptakan banyak peluang... namun kami  harus bekerja untuk membuat peluang kami berarti," ujar Kurniawan.


"Yang membuat saya senang adalah para pemain tetap fokus setelah lawan memimpin dan itu memungkinkan kami untuk menyamakan kedudukan.


"Ini adalah hal penting yang perlu kami bawa ke empat pertandingan berikutnya. Kami akan bangkit kembali," ujarnya.


Selanjutnya, Sabah akan bertandang ke Kedah yang tak terkalahkan di Stadion Sepak Bola Cheras pada 21 September 2020.


Pertandingan itu dipindahkan ke Kuala Lumpur karena situasi Covid19 di Kedah.


 


 



Share on: