Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Liga 1 Masih Vakum, Kapten Persela Pilih Ikuti Lisensi Kepelatihan
17 Desember 2020 | 05:00 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Bola.net ± 2 tahun yang lalu
377   x
Share on:
(Liga 1 Masih Vakum, Kapten Persela Pilih Ikuti Lisensi Kepelatihan) - @Satupedia - Eky Taufik Febrianto Kapten Persela Lamongan
Keterangan gambar : Liga 1 Masih Vakum, Kapten Persela Pilih Ikuti Lisensi Kepelatihan Eky Taufik Febrianto Kapten Persela Lamongan (Sumber gambar:@Satupedia)

Kompetisi Belum Jelas, Bek Persela Ambil Lisensi KePelatihan

Liga123 - Bek sekaligus kapten Persela Lamongan, Eky Taufik Febriyanto mengikuti kursus lisensi D PSSI. Kegiatan itu berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kendati Demikian, pemain kelahiran Sragen tersebut tidak punya alasan khusus di balik keputusan menimba ilmu kePelatihan. Dia hanya ingin mengisi waktu di tengah penundaan Shopee Liga 1 2021.

"Mumpung (masih) off kompetisi," ujar Eky Taufik kepada Bola.net, Selasa (15/12/2020).

Kursus lisensi D PSSI itu dimulai sejak akhir minggu kemarin. Kegiatan yang digelar Asprov PSSI Jawa Tengah tersebut akan berakhir pada Sabtu (19/12/2020) mendatang.

Eky Taufik bukan satu-satunya pemain yang ikut kursus tersebut. Penyerang PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto dan Bek Bali United, Haudi Abdillah juga turut berpartisipasi.

Belum Berpikir Jadi Pelatih (Juru Taktik) Profesional

Eky juga mengatakan bahwa dirinya belum punya niatan untuk menjadi Pelatih (juru taktik) profesional. Dia hanya ingin membangun Sepakbola di desanya dengan lisensi itu.

"Belum kepikiran sampai jadi Pelatih (juru taktik) profesional sih," lanjut pemain yang sudah 10 tahun membela Persela Lamongan ini.

"Mau membenarkan Sepakbola di kampung saya aja," ungkap jebolan Diklat Salatiga tersebut.



Share on: