Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Vladimir Vujovic Sebut Pemain Indonesia Harus Punya Admin Media Sosial
17 Desember 2020 | 05:18 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Football5star.com ± 2 tahun yang lalu
528   x
Share on:
(Vladimir Vujovic Sebut Pemain Indonesia Harus Punya Admin Media Sosial) - @Football5star.com - Vladimir Vujovic Mantan Pemain Persib Bandung
Keterangan gambar : Vladimir Vujovic Sebut Pemain Indonesia Harus Punya Admin Media Sosial Vladimir Vujovic Mantan Pemain Persib Bandung (Sumber gambar:@Football5star.com)

Vladimir Vujovic: Pemain Indonesia Terlalu Banyak Main Medsos!

Liga123 - Eks pemain Persib Bandung, Vladimir Vujovic, menyebut media sosial merupakan salah satu yang bikin penggawa Indonesia sulit berkembang. Kadang, mental pemain menurutnya tiba-tiba drop karena kritik di medsos.

Vujovic memang terbilang jadi salah satu legenda buat Persib Bandung. Dalam karirnya, dia mempersembahkan dua gelar buat Maung Bandung, yakni Indonesia Super League 2014 dan Piala Presiden 2015.

Selain Persib, Vlado, sapaan karib Vladimir Vujovic, juga sempat bermain di Bhayangkara FC 2018 lalu. Mentas empat tahun hingga pensiun, jelas bikin Vlado tahu betul soal kualitas pemain Indonesia.

Menurut sosok yang sempat menahkodai PSIM Yogyakarta itu, pemain Indonesia acap main di media sosial. Kalau tiba-tiba main kurang bagus lalu dapat kritik tajam, mental pemain malah jadi drop.

Saya kira masalah terbesar di Sepakbola Indonesia adalah karena media sosial. Para pemain terlalu mementingkan komentar di media sosial sehingga mereka takut berbuat kesalahan (di lapangan), kata Vladimir Vujovic dikutip dari YouTube resmi Persib Bandung.

Sebenarnya, kata Vlado, tak masalah bermain media sosial. Itu merupakan hak masing-masing pemain. Tapi ada baiknya pemain punya admin sendiri untuk mengelola akun media sosialnya.

Hal itu karena ia berbuat kesalahan, maka orang-orang akan mengomentarinya. Menurut saya, pemain-pemain butuh admin yang mengelola media sosial mereka, tutup Vlado.



Share on: