Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Dokter Tim Arema Minta Para Pemain Taati Protokol Kesehatan
20 September 2020 | 12:20 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Bolasport.com ± 2 tahun yang lalu
242   x
Share on:
(Dokter Tim Arema Minta Para Pemain Taati Protokol Kesehatan) - @Bolasport.com - Pemain Arema FC, Johan Ahmad Alfarizi saat tes cepat gelombang pertama di Arema Office, Jumat (17/07/2020).
Keterangan gambar : Dokter Tim Arema Minta Para Pemain Taati Protokol Kesehatan Pemain Arema FC, Johan Ahmad Alfarizi saat tes cepat gelombang pertama di Arema Office, Jumat (17/07/2020). (Sumber gambar:@Bolasport.com)

Para Pemain Arema FC Dapat Peringatan untuk Taati Protokol Secara Disiplin


Liga123 - PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi baru saja mengadakanmendical meeting bersama dokter klub Liga 1 dan Liga 2 pada Rabu (16/9/2020).


Pertemuan bertajuk Medical Workshop Etxtraordinary Competition 2020 dimulai pukul 9.30 WIB hingga 18.30 WIB.


Pertemuan secara daring tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada tim mengenai protokol kesehatan yang akan diterapkan saat liga bergulir.


Dokter tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi mengaku memperoleh banyak informasi terkait protokol selama bergulirnya kompetisi nanti.


Terutama perihal skema penerapan swab test atau PCR yang telah diatur sedemikian rupa.


“Tes PCR ditanggung LIB, tiap 14 hari sekali. Plus protokol medis ketat selama kompetisi,” kata Nanag dikutip BolaSport dari Kompas.


Eks Dokter tim Persija Jakarta tersebut menyebut akan ada total 12 swab test yang mesti dilakukan setiap tim sepanjang lima bulan berjalannya Liga 1 (1 Oktober2020 - 28 Februari 2021)


Test akan dilakukan setiap 14 hari yang akan dimulai pada 29 September 2020 dan berakhir 26 Februari.


Setiap sesinya PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyediakan waktu empat hari kepada tim untuk melakukan swab test kepada seluruh anggota tim.


Nanang Tri Wahyudi berbicara ada tambahan dalam standar protokol kesehatan. menurutnya, standar protokol kesehatan yang sekarang ini dinilai jauh lebih kompleks dari sebelumnya.


“Lebih ketat, terutama kewajiban swab test atau PCR, lainnya sama saja,” ucapnya.


Dengan itu, Nanang memperingatkan agar semua pemain Arema FC lebih disiplin dalam manjaga kesehatannya masing-masing.


Ia menambahkan bawah penularan korona virus tidak memandang siapapun orangnya, termasuk yang sehat sekali pun.


Demi keselamatan bersama, sehat merupakan modal awal dalam kelancaran berkompetisi.


“Semua bisa terkena, bahkan pemain yang fit sekalipun. Sehingga harus disiplin dan tidak meremehkan protokol kesehatan,” ujar dokter lulusan Universitas Barcelona ini.



Share on: