Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Datangkan 8 Pemain Baru, Bos PSS Tegaskan Keuangan Tim Masih Stabil
02 Maret 2021 | 05:54 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Skor.Id ± 2 tahun yang lalu
213   x
Share on:
(Datangkan 8 Pemain Baru, Bos PSS Tegaskan Keuangan Tim Masih Stabil) - @Skor.Id - Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada, Marco Gracia Paulo, pada peluncuran buku Super Elja Method, 29 Januari 2021.
Keterangan gambar : Datangkan 8 Pemain Baru, Bos PSS Tegaskan Keuangan Tim Masih Stabil Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada, Marco Gracia Paulo, pada peluncuran buku Super Elja Method, 29 Januari 2021. (Sumber gambar:@Skor.Id)

Bos PSS Sleman Bicara Keuangan Klub Setelah Banyak Mendatangkan Pemain Baru

Liga123 - Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada, Marco Gracia Paulo, berbicara keuangan setelah perekrutan besar yang dilakukan PSS Sleman.

PSS Sleman sangat aktif melakukan transfer. Teranyar mereka resmi mendatangkan delapan pemain baru untuk musim 2021, Minggu (28/2/2021).

Mereka adalah Irfan Jaya, Adi Satryo, Miswar Saputra, Wawan Febrianto, Kim Jeffrey Kurniawan, Muhammad Dwi Raffi Angga, Fandry Imbiri, dan Fabiano Beltrame.

Kendati begitu, Marco Gracia Paulo selaku bos dari pihak yang menaungi PSS Sleman menyebut pergerakan yang dilakukan itu tak melebihi batas.

"Memang di luar jadi heboh, berbicara PSS pasti jorjoran, sampai disamakan dengan klub top Eropa," ujar Marco Gracia Paulo, Senin (1/3/2021).

"Sebenarnya enggak, yang paling utama kita setia pada budget," ia menambahkan dari Jakarta, seperti rilis PSS Sleman yang diterima Skor.id.

Adapun perekrutan yang dilakukan malah membuat lega manajemen PSS, sebab mereka sudah merampungkan 90 persen skuad untuk Liga 1 2021.

Belanja pemain juga mencatatkan prestasi tersendiri, sebab pengeluaran yang dilakukan untuk mendatangkan pemain masih di angka yang rendah.

Termasuk untuk dua legiun asing lagi yang akan segera bergabung, PSS Sleman mengakui pengeluaran masih di angka 85 persen dari budget 2020.

"Jangan sampai PSS belanja berlebihan (over spend) tapi setelah itu tidak bisa membayar gaji pemain. Hal itu jadi rambu nomer satu bagi PSS,” kata Marco.

Adapun keberhasilan klub berjulukan Elang Jawa itu dalam melakukan berbagai perekrutan dinilai karena hasil kerja untuk membuat manajemen yang lebih baik.

Hal itu terlihat bagaimana manajemen melayani tim. Seperti saat terjadi rasionaliasi gaji karena pandemi Covid19, PSS memberi angka yg cukup baik untuk pemain.

Semua itu, seperti dalam rilis, membuat rasa aman dan nyaman bagi pemain, dan sekarang banyak pemain sering berbicara "aman" soal gaji di PSS.

"Perhatian dari manajemen kepada pemain sehingga memberikan rasa aman dan nyaman menjadi lebih penting dari sekadar jumlah uang," Marco memungkasi.


Share on: