Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Ketua Umum PSSI Sebut 1 Pemain Timnas U-22 Lakukan Tindakan Indispliner
07 Maret 2021 | 06:53 WIB oleh Amirul Mukminin
TimnasIndonesia - @Bolanas.com ± 2 tahun yang lalu
2 k   x
Share on:
(Ketua Umum PSSI Sebut 1 Pemain Timnas U-22 Lakukan Tindakan Indispliner) - @Bolanas.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan
Keterangan gambar : Ketua Umum PSSI Sebut 1 Pemain Timnas U-22 Lakukan Tindakan Indispliner Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (Sumber gambar:@Bolanas.com)

Kasus Indisipliner Muncul Lagi di Tim Nasional U-22: Ada Pemain Berbohong dan Pura-Pura Sakit

Liga123 - Shin Tae-yong terungkap mendapat ujian di TC Tim Nasional Indonesia U-22 berupa pemain yang berbohong.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengungkap sebuah realita mengejutkan dalam kamar ganti Tim Nasional Indonesia.

Skuad Tim Nasional Indonesia U-22 asuhan Shin Tae-yong tercatat mulai berlatih di Stadion Madya sejak 9 Februari lalu.

Shin Tae-yong sendiri dikenal tegas dalam menegakkan kedisiplinan di Skuad Tim Nasional Indonesia.

Dimana Sebelumnya, Shin Tae-yong diketahui sempat menghukum berat sejumlah pemain di Tim Nasional U-19 akibat bertindak indisipliner.

Dua pemain, yaitu Serdy Ephy Fano dan Ahmad Afrizal dicoret hanya sehari jelang keberangkatan ke Kroasia pada Agustus 2020 silam.

Serdy Ephy Fano lantas kembali dipulangkan dari TC Tim Nasional U-19 pada bulan November karena mengulangi tindak indisipliner, kali ini bersama Yudha Febrian.

Pada TC Tim Nasional U-22 kali ini, potensi tindak indisipliner kembali menghantui Skuad Garuda.

Ketum PSSI yang akrab disapa Iwan Bule pun mengungkap salah satu kasus indisipliner tersebut.

"Saya sepakat dengan Shin Tae-yong, mental pemain harus benar-benar profesional, tangguh, kuat, dan berwatak," ucap Iriawan dikutip dari BolaSport.com (5/3/2021).

Satu kasus yang diungkap Iwan Bule adalah pemain yang berbohong dengan berpura-pura sakit untuk menemui teman.

"Contoh ada satu pemain yang sebetulnya ingin keluar mau bertemu temannya, terus berpura-pura sakit," ungkap Iwan Bule.

"Nah, hal itu memperlihatkan tidak baik mentalnya. Tetapi, saya tidak mau bilang siapa orangnya," terangnya.

Shin Tae-yong tampak memilih penyelesaian internal untuk menangani masalah indisipliner yang diungkap Iwan Bule itu.

Sejauh ini, tampak tak ada pencoretan yang dilakukan Shin Tae-yong pada TC kali ini.

Empat pemain tercatat mundur sebelum berangkat TC pada awal Februari, yaitu Firza Andika, Saddam Gaffar, Dodi Alexvan Djin, dan Tegar Infantrie.

Adapun pada pertengahan TC, terdapat Natanel Siringoringo yang meninggalkan TC Tim Nasional dengan alasan akan bergabung klub Malaysia.

Iwan Bule pun menegaskan pentingnya kedisiplinan pada seluruh pemain Tim Nasional Indonesia.

"Kedisiplinan itu dilihat misalnya latihan pukul 07.00 mereka sudah datang pukul 06.45," tuturnya.

"Hal itu memperlihatkan kedisiplinan pemain sudah bagus semua," pungkasnya.

Skuad Tim Nasional Indonesia U-22 baru saja mengalahkan Tira-Persikabo dengan skor 2-0 pada Jum'at (5/3/2021).

Selanjutnya, Adam Alis dan kawan-kawan akan menjamu Bali United, Minggu (7/3/2021).


Share on: