Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Eks Pemain Brasil U-17 Sebut Manajemen PSS Tak Responsif, Marco Gracia Buka Suara
17 Juni 2021 | 12:19 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Bolalob.com ± 2 tahun yang lalu
558   x
Share on:
(Eks Pemain Brasil U-17 Sebut Manajemen PSS Tak Responsif, Marco Gracia Buka Suara) - @Bolanas.com - Marco Garcia Direktur Utama PT PSS
Keterangan gambar : Eks Pemain Brasil U-17 Sebut Manajemen PSS Tak Responsif, Marco Gracia Buka Suara Marco Garcia Direktur Utama PT PSS (Sumber gambar:@Bolanas.com)

Manajemen PSS Geram dengan Sikap Eks Pemain Brasil U-17

Liga123 - Manajemen PSS dibuat kaget dengan unggahan instastory eks pemainnya, Guilherme Batata. Di unggahan itu, eks pemain Tim Nasional Brasil U-17 tersebut menyebutkan bahwa manajemen PSS tak responsif untuk memenuhi hak pemain yang sudah hengkang, yaitu mengeluarkan EPO (Exit Permit Only).

"Hello semuanya, saya tidak mengerti apa masalah manajemen PSS kepada saya. Saya ingin bermain di klub lain di Indonesia tapi terkendala oleh proses EPO Visa yang tidak segera diurus oleh manajemen PSS," tulis Batata (16/6/2021).

"Saya mencoba mengontak mereka tapi tidak ada respon. Saya hanya ingin bermain dan kembali ke Indonesia, negara yang saya cintai," tulisnya melanjutkan.

Direktur Utama PT PSS, Marco Gracia Paulo, kecewa dengan sikap Batata. Menurutnya, Batata tak memahami kondisi yang terjadi.
“Saya kecewa karena Batata tidak cek terlebih dahulu bagaimana situasi yang sebenarnya. Andai saja Batata menyatakan sudah kontak manajemen, perlu diklarifikasi kepada siapa dia melakukan kontak tersebut,” ujar Marco dalam rilis resmi PSS.

“Manajemen PSS baru menerima permohonan mengenai proses ini dari pihak lain yang memberi klaim sedang membantu Batata pada Selasa (15/06/2021) sore."

“Permintaan itu diajukan lewat staf PSS dan langsung diurus. Dan per hari ini Rabu (16/06/21), prosesnya bahkan sudah berjalan di Imigrasi Yogyakarta,” ujar Marco.

Manajemen PSS pun meminta Batata untuk meminta maaf secara terbuka karena perbuatannya. Marco berbicara sikap Batata ituu bukan hanya memprovokasi, tapi menyebarkan berita yang tidak sesuai fakta dan menyesatkan kepada publik dan tentu saja merugikan PSS.

“Untuk itu, saya minta Batata untuk tidak memperpanjang masalah ini. Kepada Batata untuk segera sampaikan klarifikasi dan permohonan maaf dengan segera karena hal ini sudah ramai dan viral di publik. Saya tunggu segera,” tutur Marco lagi.



Share on: