Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Sering Bermain Kasar dan Penuh Emosi, Bek Senior Bali United Ini Akui Kurang Beribadah
27 Juni 2021 | 11:33 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Bolasport.com ± 2 tahun yang lalu
2 k   x
Share on:
(Sering Bermain Kasar dan Penuh Emosi, Bek Senior Bali United Ini Akui Kurang Beribadah) - @Bolanas.com - Leonard Tupamahu bek senior Bali United
Keterangan gambar : Sering Bermain Kasar dan Penuh Emosi, Bek Senior Bali United Ini Akui Kurang Beribadah Leonard Tupamahu bek senior Bali United (Sumber gambar:@Bolanas.com)

Leonard Tupamahu Akui Sering Kasar ke Pemain Karena Kurang Ibadah

Liga123 - Pemain Bali United, Leonard Tupamahu mengaku dirinya kesulitan dalam mengendalikan emosinya.

Bahkan beberapa kali Leonard tertangkap kamera mengasari lawan bertandingnya.

Terakhir, pemain berposisi sebagai bek terlihat memukul pemain Persis Solo dalam sebuah laga Ujicoba /Training Match belum lama ini.

Tepatnya, Leonard memukul bagian kepala pemain Persis, Delfin Rumbino.

Seusai pertandingan, Leonard pun langsung meminta maaf dan mengakui kesalahannya.

Dalam hal ini, Delfin rupanya bukan satu-satunya korban Leonard.

Pria yang sering di sapa Leo bercerita rekannya di Bali United juga pernah menjadi tempatnya meluapkan emosi.

"Di bulan puasa saat latihan saya minta maaf kepada teman-teman karena saya selalu bermain kasar, marahin orang, bicara kotor, saya selalu main emosi dan tekel," ujar Leo dikutip BolaSport.com dari Tribun Bali.

"Setelah saya minta maaf, seminggu setelahnya saya kembali emosi sama Gavin, Gunawan,"

"Saya juga sikat bola yang kena Stefano Lilipaly," ujarnya.

Dengan itu, Leo menilai sikap buruknya tersebut disebabkan karena kurang ibadah.

Kenyataannya, pemain berusia 37 tahun mengaku sudah kurang lebih dua tahun terakhir tak bisa khusuk dalam beribadah.

Semua disebabkan karena adanya Pandemi Covid19 yang mengharuskannya beribadah secara online.

Menurutnya beribadah online dengan langsung sangatlah berbeda.

"Saya juga tidak tahu kenapa, mungkin karena saya kurang ibadah, karena selama dua tahun ini saya tidak pernah ada ibadah secara khusus dan khusuk di gereja," ucap Leo.

"Karena kalau kita dalam rumah ibadah (gereja) gak mungkin kita ibadah sambil makan atau nonton,"

"Begitu aku pulang, langsung ibadah ke gereja meski dalam kondisi pandemi, tetap ke gereja dan prokes, daftar sesuai aturan, saya sendiri datang tanpa anak dan istri, saya anggap hal ini yang kurang dari hidup saya," ungkapnya.


Share on: