Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Sebelum Terbang Ke Thailand, Timnas Senior Indonesia Harus Jalani Karantina Selama 14 Hari
21 Januari 2021 | 14:52 WIB oleh Amirul Mukminin
TimnasIndonesia - @Bolanas.com ± 2 tahun yang lalu
5 k   x
Share on:
(Sebelum Terbang Ke Thailand, Timnas Senior Indonesia Harus Jalani Karantina Selama 14 Hari) - @Indosport.com - Skuat Timnas Senior Indonesia
Keterangan gambar : Sebelum Terbang Ke Thailand, Timnas Senior Indonesia Harus Jalani Karantina Selama 14 Hari Skuat Timnas Senior Indonesia (Sumber gambar:@Indosport.com)

Kualifikasi Piala Dunia 2022 - Lawan Thailand, Tim Nasional Indonesia Wajib Jalani Karantina

Liga123 - Tim Nasional Indonesia diwajibkan untuk menjalani karantina sebelum laga menghadapi Thailand di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekjen Federasi Sepak Bola Thailand (FAT), Phatit Suphaphong.

Tim Nasional Indonesia memang dijadwalkan akan menghadapi Thailanda dalam rangka lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G.

Pertandingan tersebut rencananya akan berlangsung pada 25 Maret 2021 di Stadion Rajamangala, Thailand.

Phatit Suphaphong berbicara ada syarat yang harus dipenuhi oleh Tim Nasional Indonesia sebelum pertandingan tersebut.

Berdasarkan aturan dari pemerintah Thailand, seluruh rombongan Tim Nasional Indonesia diwajibkan untuk menjalani karantina selama 14 hari.

FAT pun mempunyai rencana untuk menghubungi PSSI untuk membahas persyaratan tersebut.

"Karena kebijakan karantina, hal ini harus ditanyakan kepada Indonesia, apakah mereka bersedia melakoni perjalanan ke Thailand? laga menghadapi Tim Nasional Indonesia akan penting karena tiga poin sangat berharga," ujar Phatit dikutip Bolanas dari Siamsport.

Sejauh ini belum ada informasi dari FIFA terkait perubahan jadwal.

Phatit berbicara ada kemungkinan jadwal pertandingan bisa kembali berubah.

Hal ini tergantung dengan situasi pandemi Covid19 di negara masing-masing.

"FIFA memilih bulan Maret dan Juni sebagai jadwal lanjutan babak kualifkasi," ujar Phatit.

"Kendati Demikian, semua tergantung dengan kebijakan di masing-masing negara," pungkasnya.


Share on: