Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Cari Bentuk Terbaik Tim, Shin Tae-yong Gemar Utak-Atik Posisi Pemain
23 September 2020 | 05:15 WIB oleh Amirul Mukminin
TimnasIndonesia - @CnnIndonesia.com ± 2 tahun yang lalu
177   x
Share on:
(Cari Bentuk Terbaik Tim, Shin Tae-yong Gemar Utak-Atik Posisi Pemain) - @CnnIndonesia.com - Pelatih Shin Tae Yong berani melakukan eksperimen posisi pemain di Timnas Indonesia U-19.
Keterangan gambar : Cari Bentuk Terbaik Tim, Shin Tae-yong Gemar Utak-Atik Posisi Pemain Pelatih Shin Tae Yong berani melakukan eksperimen posisi pemain di Timnas Indonesia U-19. (Sumber gambar:@CnnIndonesia.com)

Eksperimen Berani Shin Tae Yong di Tim Nasional Indonesia U-19


Liga123 - Shin Tae Yong sudah memimpin lima laga Ujicoba /Training Match Tim Nasional Indonesia U-19 di Kroasia. Di lima laga itu, keberanian Shin Tae Yong melakukan eksperimen posisi pemain begitu kentara.


Mantan Pelatih (juru taktik) Tim Nasional Korea Selatan itu berani menempatkan pemain tidak di posisi aslinya. Perjudian yang dilakukan Shin Tae Yong pun terbukti cukup positif.


Shin Tae Yong gemar mengutak-atik posisi bermain seorang pemain. Salah satu eksperimen yang berjalan bagus tampak dari keputusannya menggeser Braif Fatari lebih ke depan.


Braif berposisi asli sebagai gelandang (Midfielder). Posisi itu pula yang ditempati sang pemain saat Tim Nasional Indonesia U-19 masih dipegang Fakhri Husaini.


Kendati Demikian, kedatangan Shin Tae Yong turut mengubah posisi bermain Braif. Pemain Persija Jakarta U-19 itu justru dimainkan lebih ke depan.


Braif diplot untuk berduet dengan Irfan Jauhari atau Saddam Gaffar di lini depan dalam formasi 4-4-2. Dengan posturnya yang tinggi sesuai kriteria Shin Tae Yong, Braif termasuk sosok yang diandalkan di lini depan.


Terbukti satu gol sudah dijaringkan Braif dari lima laga Ujicoba /Training Match di Kroasia. Nilai plus lain dari Braif yaitu memiliki skill olah bola yang baik.


Selain Braif, dua pemain berdarah Bali Komang Teguh (Diklat Ragunan) dan Komang Tri (Bali United) juga diubah posisinya oleh Shin Tae Yong.


Komang Tri yang posisi alamiahnya gelandang justru dimainkan Shin Tae Yong di jantung pertahanan. Komang Tri berduet dengan Rizky Ridho yang jadi salah satu andalan Tim Nasional Indonesia U-19 di pertahanan.


Performa Komang Tri di posisi barunya tidak terlalu buruk. Ia cukup piawai memainkan peran sebagai bek dalam beberapa laga Tim Nasional Indonesia U-19.


Hanya saja, dalam dua laga terakhir Komang Tri menghilang dari susunan starter tim. Posisinya justru digantikan oleh Komang Teguh.


Komang Teguh sendiri diplot sebagai gelandang (Midfielder) bertahan oleh Shin Tae Yong di tiga laga Ujicoba /Training Match awal. Kendati Demikian, performanya tidak terlalu meyakinkan.


Saat melakoni dua laga Ujicoba /Training Match menghadapi Qatar, Komang Teguh dikembalikan ke posisi aslinya sebagai bek tengah. Di posisi ini, Komang Teguh lebih nyaman dan bisa bekerja sama dengan baik bersama Rizky Ridho.


Posisi yang ditinggalkan Komang Teguh di lini tengah ditempati oleh Brylian Aldama. Pemain Persebaya Surabaya itu memang berposisi asli sebagai gelandang (Midfielder) tengah.


Selain ketiga pemain itu, Shin Tae Yong juga sempat memainkan Pratama Arhan sebagai bek kanan saat imbang lawan Arab Saudi dan Beckham Putra diplot sebagai gelandang (Midfielder) tengah meski berposisi asli sebagai gelandang (Midfielder) serang.


 



Share on: