Breaking News
Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao    
PT LIB dan PSSI Mulai Godok Aturan Tegas Bagi Suporter Liga 1
23 September 2020 | 09:30 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Detik.com ± 2 tahun yang lalu
148   x
Share on:
(PT LIB dan PSSI Mulai Godok Aturan Tegas Bagi Suporter Liga 1) - @Detik.com - Logo PT LIB
Keterangan gambar : PT LIB dan PSSI Mulai Godok Aturan Tegas Bagi Suporter Liga 1 Logo PT LIB (Sumber gambar:@Detik.com)

PT Liga Indonesia Baru (LIB): Klub Kalah karena Kedatangan Suporter Masih Dirancang PSSI


Liga123 - Aturan memvonis kalah buat klub Shopee Liga 1 2021 yang pertandingannya dihadiri penonton belum resmi disahkan. PSSI, kini tengah menggodok peraturan tersebut.


Rencana pemberlakukan aturan tersebut diketahui dari ucapan Komisaris Persib Bandung Umuh Muchtar. Ia menjelaskan Persib bisa dijatuhi vonis kalah setelah kedapatan pertandingan mereka dihadiri penonton.


Ia mencontohkan, Persib bisa dinyatakan kalah meski dalam pertandingan mereka memenangi pertandingan. Klub-klub Shopee Liga 1 diberitakan menyetujui usulan tersebut dalam Manager's Meeting yang digelar PT Liga Indonesia Baru (LIB) di Bandung, Senin (21/9/2020).


Sementara itu, detikSport tak menemukan aturan tersebut dalam regulasi terbaru Shopee Liga 1. PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyebut pembahasannya saat ini masih berlangsung alias belum disahkan.


"Memang usulan ini baru ada saat meeting kemarin, tapi sudah menjadi catatan PSSI untuk menjadikannya sebagai regulasi," ujar Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita kepada detikSport.


"Kami saat ini masih menunggu hasil rapat PSSI," ujarnya saat ditanya kapan aturan tersebut akan disahkan.


Yang menjadi pertanyaan adalah, seperti apa teknis dan mekanisme dalam menjatuhkan vonis buat klub-klub yang melanggarnya. Dari pernyataan Umuh Muchtar, klub yang berpotensi dihukum adalah pihak tuan rumah.


Padahal, bisa saja nantinya malah suporter tim tamu yang justru nekat datang ke stadion. Memang, pelaksanaan pertandingan termasuk mengontrol suporter menjadi tanggung jawab tuan rumah.


"Misal Persib main dengan Malang (Arema FC) atau (Persela) Lamongan. Persib tuan rumah, tapi di luar ada kerumunan, itu nanti ditegur," ujar Umuh Muchtar kepada wartawan.


"Dan walau pun kami (Persib) menang, nanti kami dianggap kalah. Misal, Persib menang 2-1, nanti skornya dibalik. Kalau draw, nanti tim dianggap kalah 0-1," ujarnya menambahkan.


Sementara itu, PSSI belum memberikan penjelasan saat detikSportmengonfirmasi ke Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen Yunus Nusi soal rencana pemberlakuan hukuman buat klub yang kecolongan laganya dihadiri penonton.


 



Share on: