Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Lanjutan Liga 1, PSSI Turunkan Standart Pemain Asing
24 September 2020 | 17:30 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Detik.com ± 2 tahun yang lalu
127   x
Share on:
(Lanjutan Liga 1, PSSI Turunkan Standart Pemain Asing) - @Detik.com - Logo Liga 1
Keterangan gambar : Lanjutan Liga 1, PSSI Turunkan Standart Pemain Asing Logo Liga 1 (Sumber gambar:@Detik.com)

Shopee Liga 1 2021: Ini Revisi Peraturan soal Pemain Asing


Liga123 - Regulasi baru Shopee Liga 1 2021 telah terbit. Banyak peraturan yang direvisi dengan alasan penyesuaian pandemi virus Corona, salah satunya terkait kualifikasi legiun asing.


Biasanya PSSI dan PT Liga Indonesia Baru ( PT Liga Indonesia Baru (LIB)) punya standar tersendiri terkait legiun asing yang hendak bermain di Indonesia. Misalnya, pemain dari Liga Jepang minimal harus bermain di kasta pertama atau kedua di klub sebelumnya.


Sementara pemain-pemain dari Konfederasi UEFA seperti Inggris, Spanyol, atau Italia, boleh berasal dari kompetisi kasta pertama hingga ketiga. Dilain sisi, legiun asing itu juga wajib bermain sekurang-kurangnya 25 persen pertandingan dari total 1 musim kompetisi di klub asalnya.


Hal-hal di atas diatur dalam Pasal 29 di Regulasi Shopee Liga 1 2021. Nah, PT Liga Indonesia Baru (LIB) kini meniadakan persyaratan tersebut dalam regulasi teranyar.


"Punggawa asing yang bermain pada lanjutan kompetisi dalam keadaan luar biasa 2020 tidak wajib memenuhi kriteria strata kompetisi dari klub asal," tulis ayat pertama Pasal 30 dalam regulasi terbaru Shopee Liga 1 2021.


"Punggawa asing yang bermain pada lanjutan kompetisi dalam keadaan luar biasa 2020 tidak wajib membuktikan bahwa yang bersangkutan bermain sekurang-kurangnya 25 persen pertandingan dari total pertandingan resmi selama semusim kompetisi," tulis ayat kedua pasal tersebut.


Dengan begitu, legiun asing yang ingin bermain di Indonesia melalui bursa transfer kedua boleh datang dari mana saja. Misalnya, cuma pemain dari kasta keempat dalam kompetisi sepakbola di Jepang.


Standarisasi kualifikasi legiun asing sudah lumrah diberlakukan di banyak kompetisi sepakbola di seluruh dunia. Seperti di Premier League Inggris yang memberi syarat bahwa legiun asing mesti berasal dari federasi rangking 1-50 di pemeringkatan FIFA.


Adapun bursa transfer kedua buat legiun asing di Indonesia sudah dibuka sejak 21 September hingga 10 Oktober. FIFA mengabulkan permintaan PSSI yang ingin menggeser kalender Transfer Matching System (TMS) dari 20 Juli-19 Agustus ke 21 September-10 Oktober.


PSSI meminta menggeser kalender TMS untuk karena bursa transfer kedua pada 20 Juli-19 Agustus tak terpakai lantaran kompetisi vakum akibat pandemi virus corona. Meski demikian, kenyataannya PT Liga Indonesia Baru (LIB) malah membuka bursa transfer kedua kompetisi sepakbola Indonesia pada 1-23 Desember.


Jadi, meski legiun asing nantinya sudah didatangkan pada 21 September-10 Oktober, mereka baru bisa bermain di Shopee Liga 1 2021 mulai 1-23 Desember.



Share on: