Breaking News
Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao    
Pelatih Asal Belanda Ini, Sebut Ada Hal yang Tak Beres Pada PT LIB Dan PSSI
24 September 2020 | 05:45 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Medcom.id ± 2 tahun yang lalu
106   x
Share on:
(Pelatih Asal Belanda Ini, Sebut Ada Hal yang Tak Beres Pada PT LIB Dan PSSI) - @Medcom.id - Robert Rene Albert
Keterangan gambar : Pelatih Asal Belanda Ini, Sebut Ada Hal yang Tak Beres Pada PT LIB Dan PSSI Robert Rene Albert (Sumber gambar:@Medcom.id)

Pelatih (Juru Taktik) Persib Duga Ada Skandal Jendela Transfer Liga Indonesia


Liga123 - Pelatih (Juru Taktik) Persib Bandung Robert Rene Alberts menduga ada skandal di balik dibukanya jendela transfer, yang seharusnya dilakukan paruh musim atau pada Desember tahun ini.


"Ini tentunya menjadi skandal berikutnya, skandal yang terang-terangan. Ini semuanya tidak logis, sekali lagi," ujar Robert di Bandung, Rabu 23 September.


Robert berbicara, dalam Manager Meeting di Bandung mayoritas klub menolak jendela transfer dibuka lebih awal. Sebanyak delapan tim memilih tak setuju, tujuh tim setuju, dan tiga tim abstain.


Seharusnya, kata Robert, operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru ( PT Liga Indonesia Baru (LIB)) memberi keputusan berdasarkan suara terbanyak, tetapi mereka bersikap sebaliknya. Dengan alasan itu menjadi dugaan Robert bahwa ada skandal di tubuh PT Liga Indonesia Baru (LIB).


"Dari informasi yang saya dapat, ada tiga klub yang mencoba mengorganisir transfer window Eropa dan tiga tim ini adalah tim yang mendapat pemain Brasil, yang mana semua sudah tahu tentang mereka," ujar dia.


Dia mempertanyakan sikap PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang melakukan voting, jika hasilnya saja tak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Terlebih lagi dalam pertemuan sebelumnya ada kesepakatan dalam masa pandemi ini tak akan ada jendela transfer dan menunggu hingga paruh musim.


"Apakah logis membuka transfer window hingga Oktober, yang mana sebelumnya klub semua sepakat transfer window baru dilakukan sebelum putaran kedua, yaitu pada Desember," ujar dia.


"Dan ketika musim baru dimulai, yang belum tahu kapan dimulainya tahun depan, akan ada transfer window lagi (awal musim). Dalam kata lain, dalam kurun waktu tiga bulan dari sekarang akan ada dua transfer window di Sepakbola Indonesia dan itu sangat tidak logis," ujar dia menambahkan.


Dimana Sebelumnya, pelaksana tugas Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi berbicara, bahwa pihaknya memberi keleluasaan bagi klub-klub Liga 1 musim 2020 untuk mendatangkan pemain baru pada lanjutan kompetisi.


Yunus menyebut kelonggaran itu tertuang dalam regulasi terbaru Liga 1 2021 yang disusun bersama oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).


"Jadi nanti ada pendaftaran baru. Kami sudah menyerahkan regulasinya kepada LIB," ujar Yunus.


PSSI dan LIB tidak menutup mata dengan kondisi terkini di mana ada beberapa legiun asing yang tidak bisa kembali ke klubnya.



Share on: