Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Gagal Helat Piala Dunia, Stadion Mandala Krida Diduga Jadi Proyek Korupsi
24 November 2020 | 04:36 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Kumparan.com ± 2 tahun yang lalu
815   x
Share on:
(Gagal Helat Piala Dunia, Stadion Mandala Krida Diduga Jadi Proyek Korupsi) - @Kumparan.com - Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Markas Tim Liga 2 PSIM
Keterangan gambar : Gagal Helat Piala Dunia, Stadion Mandala Krida Diduga Jadi Proyek Korupsi Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Markas Tim Liga 2 PSIM (Sumber gambar:@Kumparan.com)

Stadion Mandala Krida: Gagal Helat Piala Dunia, Kini Diduga Jadi Ladang Korupsi


Liga123 - Sejak 2013 lalu, Stadion Mandala Krida di Kota Yogyakarta melakukan renovasi besar-besaran. Kapasitas tribune yang tadinya sekitar 20.000 diperluas menjadi 35.000.


Renovasi juga mencakup dalam lapangan yang dipasang lintasan atletik. Stadion yang dibangun pada tahun 1976 itu pun bersalin rupa menjadi jauh lebih modern. Andai saja ditotal, renovasi stadion ini mengeluarkan dana sekitar Rp 174,4 miliar.


Stadion yang baru itu pun sudah diresmikan pada 10 Januari tahun lalu. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, yang meresmikan stadion yang bertempat di jantung Kota Yogyakarta tersebut.


Saat meresmikan, Sri Sultan menyebut Stadion Mandala adalah simbol kebangaan masyarakat Yogyakarta. Stadion ini dinilai akan menjadi saksi berkembangnya olahraga Yogyakarta ke depannya.


Atas dasar itu, PSIM Yogya diizinkan untuk menggunakan stadion tersebut. Sayang, PSIM belum bisa menembus Liga 1 hingga musim ini.


Apiknya kondisi Stadion Mandala membuat mereka masuk ke dalam nominasi stadion untuk digunakan dalam Piala Dunia U-20 2021. Ya, Indonesia ditunjuk oleh FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia tahun depan.


Mandala Krida dicalonkan bersama Stadion Pakansari yang berada di Bogor. Hanya, usai Menpora Zainudin Amali menjalani Rapat Terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Stadion Mandala Krida akhirnya digantikan dengan Stadion Jakabaring, Palembang.


Selain Mandala Krida, Stadion Pakansari juga dicoret. Dimana Sebelumnya, sudah ditetapkan bahwa venue yang biasa digunakan Tira-Persikabo sebagai home base di Liga 1 ini digantikan oleh Stadion Si Jalak Harupat.


FIFA memiliki alasan khusus mengapa Mandala Krida dicoret. Rawannya bencana alam yang terjadi menjadi alasan dari FIFA.


''Soal Stadion Mandala Krida, FIFA sempat nanya ke kami soal erupsi Gunung Merapi. Itu kan kondisi alam dan kami sampaikan ke mereka, kami enggak bisa jamin kapan lahar akan keluar,'' ujar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, kala itu.


''Untuk itulah mengapa ada perubahan setelahnya,'' lanjut pria yang karib disapa Iwan Bule tersebut.


Padahal, Mandala Krida sudah berbenah untuk bisa jadi tuan rumah Piala Dunia tahun depan. Pemasangan single seat, lampu penerangan, dan papan skor elektronik sudah siap dipasang oleh pengelola. Kendati Demikian, nasib tak berpihak kepada mereka.


Apes Stadion Mandala Krida belumlah usai. Pertengahan November 2020, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyidik dugaan korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida. Penyidik KPK bahkan sudah menetapkan tersangka di kasus dugaan korupsi tersebut.


"Saat ini sedang dilakukan penyidikan oleh KPK dalam perkara dugaan korupsi pekerjaan pembangunan stadion Mandala Krida APBD TA 2016-2017 di pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta," ujar plt juru bicara KPK Ali Fikri, Senin (23/11).


Sebenarnya, praktik kotor di pembangunan Stadion Mandala Krida sudah tercium pada Desember 2018 lalu. Komisi Pengawas Persaingan Usaha memberi keputusan adanya praktik persekongkolan dalam proyek pembangunan stadion anggaran 2016-2017.



Share on: