Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Beda Sikap Antara Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan PSSI Tentang VAR
25 September 2020 | 15:25 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaDunia - @Bolalob.com ± 2 tahun yang lalu
202   x
Share on:
(Beda Sikap Antara Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan PSSI Tentang VAR) - @Bolalob.com - Stuart Ramalingam Sekretaris Jenderal FAM
Keterangan gambar : Beda Sikap Antara Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan PSSI Tentang VAR Stuart Ramalingam Sekretaris Jenderal FAM (Sumber gambar:@Bolalob.com)

PSSI Getol Terapkan VAR, Malaysia Masih Ogah-ogahan


Liga123 - Dalam dua minggu beruntun, publik Sepakbola Malaysia dibuat risau karena performa buruk dua wasitnya di Liga Super Malaysia. Wan Mohamad Tarmizi Wan Ibrahim yang bertugas di laga Terengganu FC (TFC) vs Johor Darul Ta'zim (JDT) serta Zulkarnain Zakaria di partai JDT vs Selangor dinilai kerap melakukan kesalahan dalam memimpin pertandingan.


Alhasil, muncul wacana agar federasi Sepakbola Malaysia (FAM) harus segera menggunakan VAR (Video Assistant Referee). Tapi Sekretaris Jenderal FAM, Stuart Ramalingam, menjelaskan bahwa VAR bukan priotitas mereka saat ini.


Justru, saat ini ia melihat penggunaan VAR bukan menjadi solusi jitu untuk menutupi kekurangan wasit.


“Bisa saya katakan saat ini FAM perlu waktu untuk beralih ke penggunaan VAR. Kami melihat bahwa VAR bukanlah mekanisme yang sempurna karena penggunaannya juga terkadang menimbulkan masalah," ujarnya seperti dikutip dari Berita Harian.


“Kami tahu VAR ini memang topik hangat diperdebatkan tapi bukan solusi untuk semuanya. Fokus kami tetap pada program pengembangan dan pemberdayaan wasit serta pengenalan wasit profesional yang harus diundur tahun depan," ucap Stuart lagi.


Pihaknya berpendapat meningkatkan kualitas wasit di lapangan bakal berdampak lebih positf dibandingan penggunaan VAR saat ini.


“Andai saja kami berupaya untuk memastikan persiapan wasit lebih matang, saya kira lebih baik memberi dampak positif dalam jangka panjang daripada hanya menggunakan VAR,” ujarnya lagi.


Kondisi ini tentu berbeda dengan Indonesia. PSSI sudah sejak tahun lalu sudah melangkah untuk menerapkan VAR di Liga 1.



Share on: