Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Kisah Evan Dimas dan Sepatu Bola yang Diganjal Kain
26 Januari 2021 | 10:03 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Football5star.com ± 2 tahun yang lalu
300   x
Share on:
(Kisah Evan Dimas dan Sepatu Bola yang Diganjal Kain) - @Football5star.com - Evan Dimas Darmono saat menjalani Interview dengan Persija TV
Keterangan gambar : Kisah Evan Dimas dan Sepatu Bola yang Diganjal Kain Evan Dimas Darmono saat menjalani Interview dengan Persija TV (Sumber gambar:@Football5star.com)

Evan Dimas dan Sepatu Bola Pertamanya yang Diganjal Kain

Liga123 - Bintang Persija Jakarta, Evan Dimas, menceritakan perjuangan beratnya untuk menjadi seorang pemain sepakbola. Bahkan, Evan menyebut kalau sepatu bola pertamanya sampai harus diganjal kain di depan agar muat.

Nama Evan pertama kali muncul dan jadi idola usai membawa Tim Nasional U-19 Indonesia juarai Piala AFF 2013. Sejak saat itu, karier Evan menaik pesat dan dipinang oleh sejumlah klub besar, seperti Bhayangkara, Selangor FA, Barito Putera, hingga Persija Jakarta.

Kendati Demikian, tak ada kesuksesan yang diraih secara instan. Begitu pula yang dialami oleh Evan Dimas. Pemain yang kini berusia 25 tahun itu bercerita sulitnya memulai karier sebagai pemain sepakbola. Karena, dia mengaku berasal dari keluarga yang sederhana.

“Saya mulai main bola sejak kelas 4 Sekolah Dasar. Saya saat itu terganjal materi. Orang tua saya tak punya uang untuk beli sepatu bagus, sepatu saya itu murah, depannya saya kasih kain biar muat,” cerita Evan dalam YouTube Marc Klok.

“Makanya, kedua orang tua adalah motivasi terbesar dalam karier saya. Karena saya yakin, ibu dan ayah selalu ingin kasih yang terbaik buat saya, meskipun mereka tak punya uang,” sambung Evan.

Evan Dimas pun mengaku sempat dilarang orang tuanya untuk bermain Sepakbola. Wajar, Sepakbola saat itu memang kurang menjanjikan. Tapi, tekad keras Evan meluluhkan hati orang tuanya.

“Waktu itu memang orang tua sempat takut karena main bola, kadang jatuh, tangan patah. Tapi saya yakinkan bahwa Sepakbola ini bisa mengangkat derajat keluarga, saya bilang seperti itu, jadi diizinkan,” tutup gelandang Persija Jakarta Ini.


Share on: