Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Liga 1 Tak Kunjung Jelas, PSIS Mulai Pasrah
26 Oktober 2020 | 12:35 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Bola.com ± 2 tahun yang lalu
219   x
Share on:
(Liga 1 Tak Kunjung Jelas, PSIS Mulai Pasrah) - @Bola.com - GM PSIS Semarang, Wahyu Winarto
Keterangan gambar : Liga 1 Tak Kunjung Jelas, PSIS Mulai Pasrah GM PSIS Semarang, Wahyu Winarto (Sumber gambar:@Bola.com)

PSIS Pasrah perihal Nasib Shopee Liga 1 2021


Liga123 - Manajemen PSIS Semarang masih tetap dalam pendiriannya untuk setia menanti kejelasan Shopee Liga 1 2021.


Kompetisi kasta tertinggi sedianya dijadwalkan bergulir lagi pada 1 Oktober kemarin. Kendati Demikian tidak adanya rekomendasi izin dari pemerintah, memaksa liga harus ditunda hingga batas waktu yang belum bisa dipastikan.


GM PSIS Semarang, Wahyu Winarto menegaskan bahwa manajemen tim berjulukan Mahesa Jenar memilih pasrah dengan situasi yang ada saat ini. Meski secara jelas bahwa status kompetisi saat ini mengganggu semangat seluruh elemen tim.


"Kami (PSIS) pasrah saja. Secara mental sudah pasti kena, pemain, Pelatih, ofisial manajemen, atau suporter. Kita sekali lagi hanya berharap segera ada kepastian," tegasnya, Minggu (25/10/2020).


Setelah kembali disepakati bahwa kompetisi berpeluang digelar pada bulan November atau paling lambat awal Januari mendatang, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) terus berusaha demi mendapatkan restu dari pemerintah.


Menurut Wahyu Winarto, PSIS memang lebih baik meliburkan skuadnya ketimbang harus menanggung kerugian yang semakin besar. Persoalannya adalah tidak adanya pemasukan, sementara pengeluaran tim terus dilakukan.


"Kalau pemain masih dikumpulkan, sementara anggaran unjk operasional kecil, yang ada malah semakin rugi. Semua klub mengalami kesulitan yang sama," ujar pria yang akrab disapa Liluk.


"Untuk itu kami belum berani mengambil risiko mengumpulkan pemain dulu. Takutnya kompetisi ditunda lagi seperti kemarin. Kalau benar-benar sudah clear pasti kami panggil lagi pemain," terangnya.


Harapan Imran


Dilain sisi, Asisten Pelatih (juru taktik) PSIS, Imran Nahumarury beharap jika kompetisi memang selayaknya tetap digelar. Ia sependapat bahwa idealnya kompetisi dengan format baru bisa digelar pada bulan Januari 2021, sekaligus sebagai persiapan untuk agenda Piala Dunia U-20.


"Ada hajatan besar Piala Dunia U-20 dan Tim Nasional kita ikut tampil. Berharap kasus pandemi semakin turun, dan semua elemen di tim kembali segar menyambut musim baru," ungkap Imran Nahumarury.



Share on: