Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Pemain Hanya Terima 25 Persen Gaji, Djanur : Tidak Semua Pemain Bergaji Besar
26 November 2020 | 05:03 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Bola.net ± 2 tahun yang lalu
475   x
Share on:
(Pemain Hanya Terima 25 Persen Gaji, Djanur : Tidak Semua Pemain Bergaji Besar) - @Bola.net - Djadjang Nurdjaman Pelatih Barito Putera
Keterangan gambar : Pemain Hanya Terima 25 Persen Gaji, Djanur : Tidak Semua Pemain Bergaji Besar Djadjang Nurdjaman Pelatih Barito Putera (Sumber gambar:@Bola.net)

Respons Aturan PSSI, Djanur: Tak Semua Pemain Bergaji Besar


Liga123 - Pelatih (Juru Taktik) Barito Putera, Djadjang Nurdjaman mengomentari keputusan PSSI terkait aturan gaji pemain dan Pelatih (juru taktik) di tengah penundaan Shopee Liga 1 2021. Djanur -sapaan akrabnya- menilai aturan itu sangat memberatkan.


PSSI dalam keputusannya bernomor SKEP/69/XI/2020 memperbolehkan klub menggaji pemain dan Pelatih (juru taktik) di bawah 25 persen. Sementara jika kompetisi bergulir, mereka bisa dibayar pada sekitaran 50 persen.


"Ini situasi yang cukup memberatkan buat pemain, karena tidak semua pemain bergaji besar kan. Kalau yang gajinya besar mungkin dibayar 25 persen masih bisa hidup lah," ujarnya, Rabu (25/11/2020).


"Tapi kalau yang lainnya yang gaji kecil kasihan juga, tapi apapun mungkin kami bisa terima karena situasinya seperti ini," tegas Djanur.


Pemain dan Pelatih (juru taktik) akan dibayar maksimal 25 persen selama bulan Oktober sampai Desember 2020. Sementara aturan 50 persen baru berlaku sebulan sebelum kompetisi bergulir atau Januari mendatang.


Kian Berat


Kendati Demikian, Djanur memberikan catatan terhadap aturan maksimal 25 persen. Sebab pemain dan Pelatih (juru taktik) berpotensi untuk digaji di bawah nilai tersebut.


"Dengan 25 persen kami sudah cukup berat, sekali lagi tidak semua pemain bergaji besar, jadi kalau digaji kurang dari 25 persen maksimal 25 persen berat sekali," jelasnya.


"Jadi kalau boleh memohon seperti yang sudah dilakukan di bulan Agustus," harap Djanur.


Terkait aturan gaji tersebut, Djanur mengaku sudah mendapat penjelasan dari manajemen Barito Putera. Karena setiap ada perkembangan dari PSSI pasti diteruskan kepada Pelatih (juru taktik) dan pemain.



Share on: