Breaking News
Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao    
Asprov Bali Gelar Rapat Bahas Kelanjutan Liga 3
27 September 2020 | 18:50 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga3 - @NusaduaBali.com ± 2 tahun yang lalu
84   x
Share on:
(Asprov Bali Gelar Rapat Bahas Kelanjutan Liga 3) - @NusaduaBali.com - Logo Liga 3
Keterangan gambar : Asprov Bali Gelar Rapat Bahas Kelanjutan Liga 3 Logo Liga 3 (Sumber gambar:@NusaduaBali.com)

Asprov dan Askab/Askot Bahas Nasib Kompetisi Liga 3


Liga123 - Asprov PSSI bersama Asosiasi Kabupaten/Kota (Askab/Akot) di Bali akan membahas kepastian Liga 3 Zona Bali, dalam rapat virtual minggu depan.


Andai saja Askab dan Askot menginginkan Liga 3 tidak diputar, baru akan dibuatkan surat resmi dan diteruskan ke PSSI Pusat.  "Kalau klub kan sepakat tidak ambil bagian dalam Kompetisi Liga 3. Tapi kami juga ingin mendengar suara Askab dan Askot. Bagaimanapun juga, mereka pelindung klub bersangkutan," ujar Direktur Kompetisi Asprov PSSI Bali, Gede Made Anom Prenatha, Sabtu (26/9). 


Menurut Anom Prenatha, Askab dan Askot harus dilibatkan, karena mereka pemilik klub. Misalnya, Perseden Denpasar itu klub bentukan Askot PSSI Denpasar, begitu juga PS Badung itu klub di bawah Askab Badung, dan masih ada klub lainnya. Pertimbangan dari Askab dan Askot menjadi hal yang sangat mutlak untuk mengambil kesimpulan.


"Harapan kami rapat virtual dengan Askab dan Askot bisa dilakukan minggu-minggu ini. Sebab, hasilnya akan dilaporkan ke PSSI Pusat, dengan surat resmi," ujar Anom Prenatha.


Untuk itu, hasil rapat dengan Askab dan Askot akan dipakai rujukan mengambil sikap nantinya. Terlebih lagi klub peserta juga sepakat untuk menunda gelaran Liga 3 tahun ini. Dan, jika pihak Askab dan Askot juga tetap ingin menunda, bisa disimpulkan liga 3 untuk tahun ini ditiadakan. Dengan catatan, kita tunggu dulu hasil pastinya rapat virtual zoom meeting. 


Sementara itu hasil rapat virtual Liga 3 Bali dihadiri beberapa klub, yakni  FPA Bali, Bali FC, Perseden Denpasar, PS Badung, Sportivo Buleleng, Undiksha FC, Sulut Bali FC, Tunas Muda Ubud dan Perst Tabanan. Hampir seluruh sepakat menunda Liga 3, karena kesulitan mengadakankompetisi di tengah wabah Covid19. Hal itu  sulit dan hampir mustahil dilakukan. Terlebih lagi ada surat edaran Gubernur Bali yang membatasi kegiatan di luar rumah dalam rangka menekan perkembangan Covid19 ini. 


 



Share on: