Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Liga 2 Makin Tak Jelas, Laskar Giri Kedaton Liburkan Tim
28 Oktober 2020 | 07:34 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga2 - @Ruangterang.com ± 2 tahun yang lalu
177   x
Share on:
(Liga 2 Makin Tak Jelas, Laskar Giri Kedaton Liburkan Tim) - @Ruangterang.com - I Putu Gede Pelatih PSG Gresik
Keterangan gambar : Liga 2 Makin Tak Jelas, Laskar Giri Kedaton Liburkan Tim I Putu Gede Pelatih PSG Gresik (Sumber gambar:@Ruangterang.com)

Liga 2 "Ngambang" Tim Putra Sinar Giri Gresik FC Liburkan Pemain Hingga Waktu yang Tak Ditentukan


Liga123 - Belum ada kejelasan kapan akan digelar kompetisi Liga 2 2020 dan belum ada ijin dari kepolisian membuat tim peserta "balik kanan".


Salah satunya dialami Putra Sinar Giri (PSG) Gresik FC yang meliburkan seluruh pemain dan officialnya tanpa batas waktu yang tidak ditentukan.


Tim berjuluk "Laskar Giri Kedaton" memberi keputusan memberi libur pemain sejak Sabtu (24/10) usai ujicoba lawan Persipa Pati.


Seperti dikutip Ruangterang dari portalsurabaya.com, keputusan manajemen untuk memberi libur pemain itu di dukung penuh oleh Pelatih (juru taktik) kepala I Putu Gede Swisantoso meskipun sudah menyusun program latihan untuk seminggu kedepan.


"Benar, kita hentikan aktifitas latihan hari Sabtu kemarin hingga waktu yang tidak ditentukan, sampai ada pengumuman dari PSSI. Manajemen memberitahukan kepada pemain setelah ujicoba lawan Persipa Pati Jum'at kemarin," ujar Putu Gede, Selasa (27/10).


Sebagaimana diberitakan Portal Surabaya sebelumnya dalam artikel "Liga 2 Tidak Pasti, Putra Sinar Giri Gresik FC Liburkan Tim", Putu melanjutkan dirinya mengikuti apa yang menjadi keputusan dari manajemen, meskipun persiapan tim sudah 95 persen. Menurutnya, setelah melihat situasi serba tidak ada kepastian kapan kompetisi di mulai, lebih baik di liburkan karena terus berlatih tapi tidak jelas target kompetisi, lebih baik latihan diliburkan.


"Sebenarnya ada sisi negatifnya jika tim diliburkan, sejauh ini kondisi tim sudah siap untuk bertanding di kompetisi. Tapi saya pikir jalan terbaik melihat situasi seperti ini. Berlatih terus tapi tidak ada target kompetisi. Ya lebih baik diliburkan," jelasnya.


Meski demikian, lanjut Pelatih (juru taktik) berusia 47 tahun ini jika sewaktu-waktu kompetisi di mulai dan pemain kembali berkumpul, sebagai Pelatih, dirinya siap mengembalikan performa pemain setelah libur panjang.


"Kita siap saja mengembalikan performa pemain seperti awal. Saya pikir lebih baik seperti itu daripada berlatih tapi tidak ada target jelas. Sebab itu menjadi faktor yang sulit bagi Pelatih. Soal kapan kembali berkumpul, kita menunggu info dari manajemen," ungkap Putu Gede.



Share on: