Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Pelatih Persik Masih Berupaya Melengkapi Posisi Pemain Krusial
29 Agustus 2020 | 10:38 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Jatimtimes.com ± 2 tahun yang lalu
439   x
Share on:
(Pelatih Persik Masih Berupaya Melengkapi Posisi Pemain Krusial) - @Jatimtimes - Pelatih Persik Budi Sudarsono.
Keterangan gambar : Pelatih Persik Masih Berupaya Melengkapi Posisi Pemain Krusial Pelatih Persik Budi Sudarsono. (Sumber gambar:@Jatimtimes)

Liga123 - Pelatih (Juru Taktik) Persik Kediri Budi Sudarsono mengaku, jika dirinya masih berusaha untuk melengkapi komposisi pemain yang dinilai masih kurang. Tiga posisi krusial yang harus segera terisi di Skuadnya guna adanya persaingan di internal tim, juga kelangsungan dalam menghadapi kerasnya persaingan di kancah kompetisi liga tertinggi tanah air (Liga 1).


"Tiga posisi itu ialah sayap kanan-kiri dan penyerang. Posisi sayap kanan-kiri masih minim pemain. Di mana hanya ada Faris Aditama dan Antoni Putro. Sedangkan di posisi depan hanya ada Septian Satria Bagaskara dan Ronaldo Wanma," terang Budi Sudarsono, Kamis (27/08/2020).


Untuk melengkapi posisi tersebut, lanjut Pelatih (juru taktik) kelahiran Kota Kediri ini, dirinya akan memaksimalkan di slot pemain U-20. Sekaligus juga sebagai wujud pemenuhan dalam menerapkan regulasi baru yang ditetapkan oleh PSSI untuk mencantumkan dua nama pemain di usia 20 tahun ke daftar susunan pemain (DSP) masing-masing tim di setiap laga pertandingan yang dilakukan.


"Makanya kita benar-benar cari pemain di usia U-20 dengan skala prioritas pemain yang notabene siap dimainkan. Mengingat jadwal kompetisi terbilang dekat. Jadi kita tidak  mencari pemain yang istilahnya hanya sekadar ada," tambahnya.


Menurut Budi, membentuk persaingan di dalam internal tim dinilai perlu. Agar pemain dapat meningkatkan kemampuannya dan memberikan kontribusi maksimal untuk tim.


"Sektor belakang saya rasa kita sudah cukup bagus. Tinggal sayap kanan kiri dan penyerang saja saya rasa. Karena saya menginginkan masing-masing sektor posisi ada dua pilihan pemain. Jadi mereka dapat saling bersaing," bebernya.


Dengan itu, Budi mengaku sebagai  Pelatih, dirinya akan berlaku fear terhadap semua pemain untuk dapat menempati starting eleven di tim Persik Kediri.


"Semua pemain memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemain inti. Semua yang saya lakukan ini ada sangkut pautnya seperti mencari pemain yang siap dimainkan, hingga adanya persaingan di internal tim akan menjadikan Persik.



Share on: